Banjir: Pemprov Jatim Akan Fokus Pembenahan Infrastuktur Jalan Pantura | Liputan Indonesia

Banjir: Pemprov Jatim Akan Fokus Pembenahan Infrastuktur Jalan Pantura

Advertisement

Curah Hujan Tinggi, Air Pasang Naik, Pasuruan dan Probolinggo Banjir

Jatim, Liputan Indonesia – Pantura Pasuruan dan Probolinggo banjir hingga selutut, Penyebabnya dari curah hujan tinggi dan air laut pasang. Hal ini menjadikan jalur Pantura Jawa timur banjir, terlebih lagi di daerah Pasuruan. Daerah-daerah tersebut terutama meliputi Kecamatan Gadingrejo, Kraton, Winongan, dan Beji Kab. Pasuruan. Rabu, (25/1/17).

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Jatim Drs. Benny Sampir Wanto, MSi. Menuturkan, ” Curah hujan di Sta. Kaligede mencapai 45 mm, Sta. Pasean mencapai 23 mm, Sta. Mundri, Bangilan mencapai 110 mm, Sta. Singgahan mencapai 35 mm. Sementara pada jam 22.30 WIB, Selasa (24/1) air luapan Sungai Welang mulai meluber ke jalan raya. Dan kami akan lebih fokus serta memantau Infrastuktur pembangunan selokan terutama dijalan Pantura ” Tutur Benny.

Lanjutnya, Banjir tersebut berdampak hingga jatuhnya korban meninggal 1 orang, serta banyak pengguna jalan terjatuh dan kendaraannya mogok.

Disetiap desa dan jalan kabupaten tergenang + 0,5 m s.d. 0,6 m. Untuk pemukiman ada sekitar 2797 KK yang terkena dampaknya.

Bagi yang terkena dampak bencana, Badan Penanggulangan Daerah Prov. Jatim telah mencukupi kebutuhan dasar warga, dan akan berkoordinasi dari tingkat RT, RW, hingga kecamatan guna mencari korban lainnya.

Banjir ini disebabkan meluapnya Sungai Welang, Rejoso, dan Kedung Larangan Pasuruan. Benny menambahkan, ” Senin mendatang, tim infrastruktur Jatim, Pasuruan dan Probolinggo akan bertemu untuk menyinergikan pembangunan di sana,” ujarnya.

Iklan anda Banner Lindo

Dijelaskan, Aliran Sungai Welang ke arah barat di wilayah Sidoarjo menjadi wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Brantas. Sedang yang ke timur masuk wilayah Kabupaten Probolinggo, wewenang Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Prov. Jatim.

“Kita sinergikan pembangunan di sana guna mengurangi kemungkinan kejadian seperti tadi malam,” Imbuh Benny.

Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur terus melakukan perbaikan rutin di wilayah aliran Sungai Welang guna mengatasi banjir. Untuk sungai, dana perbaikan rutin Dinas PU Pengairan Prov. Jatim hanya untuk operasi dan pemeliharaan (OP) saja.

Hingga berita ini diterbitkan, genangan air di jalan raya sudah mulai surut dan kendaraan sudah bisa melintas meski merambat. Meski demikian ekor kemacetan masih sangat panjang. Pantauan di sejumlah titik, imbasnya kemacetan di Jalan Raya Kraton, terjadi kepadatan lalu-lintas di jalur alternatif di antaranya di dalam Kota Pasuruan, Pertigaan Warungdowo, Pertigaan Purwosasi hingga Bangil.

Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Jatim, telah dilakukan konsolidasi dengan SKPD teknis provinsi seperti Dinas PU Pengairan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Biro Administrasi Pembangunan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Selain itu juga berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pengairan Kab. Pasuruan.

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan juga menyiagakan perahu karet yang digunakan untuk mengangkut warga yang rumahnya terendam banjir menuju ke lokasi yang lebih tinggi.

Penulis: (one).
Editor: (red)

Iklan AndaKepiting Jimbaran


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close