Abaikan Teguran Dinas Perikanan Sampang, Ach Jailani: Tambak Itu Milik Adik Saya, Tidak Perlu ijin | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Abaikan Teguran Dinas Perikanan Sampang, Ach Jailani: Tambak Itu Milik Adik Saya, Tidak Perlu ijin

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Foto: Surat teguran dari Dinas Perikanan Sampang kepada Pemilik Tambak Ilegal.

Liputan Indonesia | Sampang, – Sikap lebih tegas harus ditunjukan Dinas Perikanan Kabupaten Sampang. Pasalnya, surat teguran tertanggal 27/08 dan 05/09/2019 bernomor 523/457/434218/2019, 523/476/434218/2019 yang ditujukan kepada pemilik tambak bernama Ach Jailani ternyata diabaikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Liputan Indonesia Sampang, surat teguran tersebut bertujuan untuk menghentikan aktivitas pembukaan lahan tambak baru yang sudah dikerjakan 1 tahun lebih dengan menggunakan alat berat (excavator, red) tanpa ijin.

Namun, surat itu diabaikan oleh pemilik tambak yang berlokasi sekitar hutan magrove di pesisir pelabuhan tanglok. Dari pantauan tim investigasi Kamis, (12/09/2019) sekitar pukul 06.10 WIB, aktivitas excavator dilokasi berjalan seperti biasa, tidak ada tanda-tanda menghentikan kegiatan, walaupun ada teguran dari Dinas Perikanan Sampang.

Saat dikonfirmasi Muhammad Jailani Sholeh Busri yang akrab disapa Ach. Jailani mengatakan, ” Saya hanya membantu adikku memperbaiki tambak yang rusak dan buat apa ijin, tidak perlu ijin,” ujarnya.

” Saya kira memperbaiki tambak sendiri gak perlu ijin, lagian dengan dana pribadi kok. Tambak adik saya abrasi dan jebol, pemerintah tidak membantu memperbaiki dan sekarang saya perbaiki tambak adik saya dilarang. Oh iya, meski tambak adik saya rusak, tetap bayar pajak meski tambak itu tidak ada hasilnya selama rusak,” kata Jailani.

                   

Seperti tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Asya, selaku Kabid Perikanan Tangkap di Dinas Perikanan setempat saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu perihal adanya tambak udang liar tersebut dengan santainya menjelaskan.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

” Yang penting dinas sudah mengirim surat dan sudah ke lokasi, terus mau gimana lagi mas,” jawab Asya dengan nada santai..

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Foto: Lokasi tambak yang tidak punya ijin, dan mendapat teguran dari Dinas Perikanan Sampang.

Ditempat terpisah, berbeda dengan apa yang disampaikan Ir Hj Umi Hanik Laila selaku Plt Kepala Dinas Perikanan Sampang dengan tegas mengatakan.

“Kami sudah dua kali melayangkan surat ke pemilik tambak (Jaelani) untuk menghentikan aktivitasnya sebelum memiliki ijin. Tapi, sampai sekarang belum ada kejelasannya mas,” singkatnya.

Menurut Hanik, pihaknya sudah mengikuti prosedur. Bahkan kata dia, staffnya sudah konfirmasi ke bagian perijinan, ternyata masih belum ada ijin.

“Hari ini kita layangkan teguran ketiga mas, setelah itu kami serahkan ke Satpol PP untuk di tindak lanjut, bila bandel ditutup,” pungkasnya. (R17/tim/red)

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close