3 Terdakwa Pengelola Panti Pijat “Eight SPA”, Hanya Di Vonis 4 Bulan

Dibaca: 193 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Liputan Indonesia, Surabaya – Tiga terdakwa kasus panti pijat plus-plus “Eight Spa”, Yusli, Limanto Tarmidi, dan Leo Soehartono, akhirnya diketahui telah di vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan putusan selama 4 bulan penjara. (18/03)

Putusan hakim tersebut didasarkan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko, yang menuntut 3 terdakwa yang merupakan pengelola panti pijat di jalan Mayjen HR. Muhammad, Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis Surabaya, dengan tuntutan 6 bulan penjara.

JPU Winarko ketika di temui, membenarkan bahwa sudah menyidangkan 3 terdakwa dengan agenda putusan yang di pimpin oleh hakim Pudjo Saksono SH., MH.

“Iya, benar mas. Kemaren sudah putus. 4 bulan vonisnya”, jelas Winarko saat di temui wartawan BIDIK di PN Surabaya. (21/03)

Terkait pertimbangan hukum untuk tuntutan minimal yang diberikan kepada para terdakwa, Winarko menuturkan bahwa kondisi terdakwa Leo Soehartono yang sudah tua, serta baru dibuka nya panti pijat tersebut sekira 2 minggu menjadi alasannya.

“Terdakwa Leo sudah tua mas, dan tempat itu (panti pijat) baru buka 2 minggu. Semula tempat itu sepi, maka dari itu mereka mendatangkan wanita asing itu. Hanya untuk meramaikan saja”, pungkas Winarko.

Untuk di ketahui, pada hari Kamis, 6 September 2018 Ditreskrimum Polda Jatim mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa terdapat sebuah tempat Spa di daerah jalan Mayjen HR. Muhammad, Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis Surabaya, yang menyediakan jasa pijat plus-plus atau bisa berhubungan seks dengan tamu.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan didapatkan bahwa nama Spa tersebut adalah Eight Spa yang diketahui setelah di lakukan penggerebekan, tidak hanya menyediakan terapis lokal, akan tetapi juga 4 orang terapis warga negara asing (WNA) berasal dari Vietnam dan Khazakhstan.

Baca juga:  Sales Mobil Gelapkan Honda Jazz, Di Tangkap Satreskrim KP3 Surabaya

Dengan surat perintah lengkap, petugas yang melakukan penggeledahan dan penangkapan mendapati terapis yang bernama Bekbayeva Balzan (Khazakhstan) dengan tamunya sedang melakukan hubungan seks di kamar 215. Kemudian diketahui bahwa 4 (empat) terapis yang bekerja sebagai terapis di Eight Spa tersebut, menggunakan pasport berkunjung tidak untuk bekerja.

Sebagai pengelola yang dipercaya oleh Aming (owner Eight Spa), Yusli dan Limnato Tarmidi di tangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sedangkan Leo Soehartono ditangkap saat mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim. (j4k/awr)

ca-pub-2508178839453084