Gawat!! Dokumen rahasia dari 21.000 perusahaan di Indonesia dilaporkan bocor, 'ini bisa jadi alat penipuan'

Sebuah unggahan di twitter dari seorang pengguna @nuicemedia menunjukkan dugaan kebocoran data yang melibatkan lebih dari 21.000 perusahaan Indonesia dan perusahaan asing dengan ukuran 374 gigabyte.

Liputan Indonesia || Hukrim, - Dugaan kebocoran data ini menyusul unggahan di darkweb oleh akun bernama toshikana yang menjual dokumen penting seperti laporan keuangan seharga US$50.000 atau sekitar Rp743 juta.

Salah satu pihak perusahaan yang dibocorkan datanya mengaku "kaget" dan mendesak pemerintah untuk memperbaiki sistem pengelolaan data.

Sementara itu, pengamat keamanan siber menyebut kebocoran data ini menjadi momentum pemerintah untuk mengesahkan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi.

Di sisi lain, pemerintah mengatakan masih menyelidiki dugaan kebocoran data ini.

Isi data rahasia yang dijual melalui darkweb diklaim termasuk KTP, NPWP direksi dan komisaris perusahaan, Kartu Keluarga pemilik saham, laporan keuangan, catatan transfer, rekening koran, sampai SPT tahunan.

Daftar 21.000 perusahaan dibagikan peretas. Dari daftar perusahaan ini setidaknya terdapat perusahaan asuransi, pertambangan, konsultan hukum, koperasi, perkebunan, farmasi, logistik, properti, ekspor-impor, garmen, kerajinan tangan, transportasi, sampai konstruksi.

Bukan hanya itu, dalam daftar tersebut juga terdapat sejumlah yayasan, univesitas ternama di Indonesia sampai rumah sakit.

Toshikana mempublikasikan sejumlah sampel data penting, dari perusahaan yang memiliki pendapatan di atas Rp700 miliar maupun di bawah nilai tersebut. BBC melihat salinan NPWP sepuluh perusahaan besar yang sebagian nomor kartunya telah disensor.

Sementara, sampel sebanyak 21 perusahaan menengah ke bawah berisi data rinci berupa salinan KTP pemegang saham, KTP direksi, tanda tangan direktur/wakil direktur, kontrak kerja sama perusahaan, SPT Pajak, rekening koran, akta perusahaan, surat izin usaha perdagangan, KTP pengurus perusahaan, dan lain sebagainya.

peretasan komputer

SUMBER GAMBAR,BORIS ZHITKOV VIA GETTY IMAGES

BBC mengkonfrimasi salah satu perusahaan sampel yang dibocorkan oleh peretas, yaitu CV Kharisma Sejahtera.

Manajer operasional CV Kharisma Sejahtera, Mundiyono tak menyangkal sejumlah konfirmasi detail tentang data perusahaan yang dibocorkan, seperti nama direktur utama, tempat tanggal lahir, sampai tahun akta pendirian perusahaan.

"Jelas kita kaget," katanya kepada BBC News Indonesia.

Ia juga mengaku tak pernah memberikan data secara rinci ke mana pun, selain ke sebuah institusi pemerintah yang mengurus soal kegiatan usaha minyak dan gas bumi.

"Khawatirnya, ada orang yang menggunakan ini untuk mengikuti suatu tender, atau digunakan untuk yang lain… Ini jadi alat penipuan," tambah Mundiyono, "pemerintah harus jauh lebih tanggap harus lebih aktif harus lebih di update lagi sistem pengamannya seharusnya."

Kebocoran ini ikut memicu kemarahan warganet. Seperti yang diungkap akun @spaxeman yang meminta pemerintah untuk fokus pada keamanan data.

Hentikan Twitter pesan, 2

Lompati Twitter pesan, 2

Damar Juniarto dari SAFE Net—lembaga yang selama ini fokus pada isu perlindungan data— juga merespon dugaan kebocoran data ini.

Hentikan Twitter pesan, 3

Lompati Twitter pesan, 3

Sebagian warganet lain mengaku kecewa, tapi tidak terkejut.

Hentikan Twitter pesan, 4

Lompati Twitter pesan, 4

Sejumlah pengguna akun twitter ini juga menyinggung persoalan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang kontroversial.

Pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya dari Vaksincom mengatakan kemungkinan peretasan data sensitif ini menggunakan pola zero day exploit.

Peretas memanfaatkan kelemahan sistem yang tidak diketahui oleh pihak pengembang perangkat lunak dan kemudian masuk ke jaringan server untuk mengambil seluruh data. Biasanya peretasan berlangsung cepat dan masif.

"Jadi eksploitasi itu mau server apa pun, sesakti apa pun, jangankan di Indonesia, seluruh dunia itu pasti jebol," kata Alfons yang menambahkan, "tapi yang lucu kenapa cuma perusahaan di Indonesia."

Kemungkinan kedua, kata Alfons, peretas memanfaatkan kelalaian dari instansi atau perusahaan yang menyimpan data-datanya dalam satu layanan awan (cloud). "Kalau bocor, peretasnya tinggal copy (salin) semua," katanya.

Dijual,17 juta data pelanggan PLN

peretasan komputer

SUMBER GAMBAR,IMAGINIMA VIA GETTY IMAGES

Dalam cuitannya, @nuicemedia juga membagikan foto dari darkweb mengenai penjualan data 17 juta pelanggan PLN yang diunggah oleh akun loliyta.

Hentikan Twitter pesan, 5

Lompati Twitter pesan, 5

"Saya menjual data PLN sebanyak 17 juta yang berisi dengan nomor ID, KTP pelanggan, nama pelanggan, jenis listrik, KWh, alamat, nomor meteran, jenis meteran, dan lain-lain," tulis akun tersebut.

Menurut Alfons, dugaan kebocoran data PLN ini merupakan masalah lebih penting, karena datanya sudah sangat spesifik. "Nah itu jeroannya. Itu masalah," katanya.

Ia menambahkan, dugaan kebocoran data ini semestinya disikapi pemerintah dengan mempertimbangkan segera mengesahkan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

"Jadi, UU PDP, dia ada sanksi yang keras dan jelas kepada pengelola data, hingga terjadi kebocoran data, dan mengharuskan pengelola data mengikuti standar," katanya.

Di sisi lain, pemerintah mengatakan masih mendalami dugaan kebocoran data baik dari 21.000 perusahaan maupun 17 juta data PLN.

"Setelah mendapatkan berita itu, kami langsung melakukan pengecekan. Jadi saat ini Kominfo sedang mendalami terkait dugaan kebocoran data itu, dan nanti kami akan sampaikan jika sudah ada hasil atau temuan sementara dari dugaan kebocoran data itu," kata juru bicara Kominfo Dedy Permadi kepada media di Indonesia.

Laporan kebocoran data ini bukan pertama kali. Sebelumnya dugaan kebocoran data juga terjadi terhadap 279 juta data peserta BPJS Kesehatan, platform eHac, KPU, sampai platform perdagangan elektronik. Sementara pemerintah menyebut telah mendorong pengesahan UU PDP sejak 2018.


Penulis : one
source: bbc indonesia


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Baca Juga:




Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama
toko online zeirshopee
Nama

#BeritaViral,154,Advertorial,311,BAIS,5,Berita Utama,2037,Berita-Terkini,1164,BIN,9,BNNK,8,BNNP,5,Capres 2024,3,Covid-19,131,Destinasi-Wisata,66,EkoBis,379,Galeri-foto-video,151,Gaya-Hidup,119,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,58,HuKrim,1312,Info Haji,19,Internasional,346,Internet,78,Kesehatan,512,Kicau Mania,21,KPK,6,Kuliner,14,Laporan-Masyarakat,402,Lindo-TV,114,Liputan Haji Indonesia,5,Liputan-Investigasi,371,Lowongan Kerja,3,Melek-Hukum,67,Nasional,1657,Olahraga,85,Opini Rakyat,157,Otomotif,12,Pemerintah,1087,Pendidikan,124,Peristiwa,609,PERS,3,Pilpres 2024,1,Politik,543,POLRI,1454,Pungli,30,Regional,3666,Religi,190,Sejarah,56,Selebritis,74,Seni-Budaya,88,ShowBiz,101,Technology,132,Tips-Trick,114,TNI,717,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id: Gawat!! Dokumen rahasia dari 21.000 perusahaan di Indonesia dilaporkan bocor, 'ini bisa jadi alat penipuan'
Gawat!! Dokumen rahasia dari 21.000 perusahaan di Indonesia dilaporkan bocor, 'ini bisa jadi alat penipuan'
Liputan Indonesia || Hukrim, - unggahan di darkweb oleh akun bernama toshikana jual dokumen keuangan seharga US$50.000 atau sekitar Rp743 juta.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUXAOIyNUe3trgjuuig95SZwwWQ_-NFuaTvAutgoUQRvDNOfvA0-kRWe5h7rQ_Ka628edBd-wYshiA496JeQPz9r8vTN5dRCNwmCyUVFUcNpOrPktgEcJ5dYpvuvONsmXwJLOEE7JZ8Kwx3lSUyKm69tpJ-j6v7g9y95LRDwr0LU-Y4czUbS7AE01g7g/s320/_126378577_gettyimages-1328220621.jpg.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUXAOIyNUe3trgjuuig95SZwwWQ_-NFuaTvAutgoUQRvDNOfvA0-kRWe5h7rQ_Ka628edBd-wYshiA496JeQPz9r8vTN5dRCNwmCyUVFUcNpOrPktgEcJ5dYpvuvONsmXwJLOEE7JZ8Kwx3lSUyKm69tpJ-j6v7g9y95LRDwr0LU-Y4czUbS7AE01g7g/s72-c/_126378577_gettyimages-1328220621.jpg.webp
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/08/gawat-dokumen-rahasia-dari-21000.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/08/gawat-dokumen-rahasia-dari-21000.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content