WHO tetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, apa gejalanya?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, pada Sabtu (23/7). Penetapan tersebut adalah status tertinggi yang bisa dirilis WHO menyusul kenaikan kasus di dunia.

Liputan Indonesia || Dunia, - Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan saat ini terdapat lebih dari 16.000 kasus wabah cacar monyet yang dilaporkan oleh 75 negara. Sejauh ini, terdapat lima kematian akibat wabah tersebut.

Di Indonesia, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr Mohammad Syahril, mengatakan pada 24 Juni lalu bahwa kasus cacar monyet belum ada.

Namun, pemerintah Indonesia telah menyiapkan dua laboratorium untuk mendeteksi dini cacar monyet, yaitu Lab Pusat Studi Satwa Primata LPPM IPB Bogor, dan Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Sri Oemiyati, BKPK, Jakarta.

Mengapa darurat kesehatan global ditetapkan?

Seseorang yang terjangkit cacar monyet akan mengalami ruam. Ruam dimulai pada wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya, paling sering pada telapak tangan dan telapak kaki.

SUMBER GAMBAR,REUTERS

Keterangan gambar,

Seseorang yang terjangkit cacar monyet akan mengalami ruam. Ruam dimulai pada wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya, paling sering pada telapak tangan dan telapak kaki.

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan wabah cacar monyet telah menyebar dengan sangat cepat dan dia memutuskan bahwa hal ini menjadi kekhawatiran dunia.

Penetapan darurat kesehatan global, menurut Dr Tedros, akan membantu percepatan pengembangan vaksin serta berbagai penerapan langkah guna membatasi penyebaran virus.

WHO juga merilis sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat mendorong negara-negara untuk menghentikan penyebaran virus serta melindungi kalangan paling rentan.

“Ini adalah wabah yang bisa dihentikan dengan strategi-strategi tepat dalam kelompok-kelompok yang tepat,” ujar Dr Tedros.

Mengapa cacar monyet bisa menular dengan cepat?

Terlalu sedikit yang diketahui mengenai cara virus cacar monyet bisa menyebar dengan cepat, kata Dr Tedros.

“Penilaian WHO adalah risiko cacar monyet tergolong moderat secara global dan di semua kawasan, kecuali di kawasan Eropa. Kami menilai risiko [di wilayah itu] tinggi,” jelasnya.

Ada pula risiko cacar monyet bisa mewabah ke berbagai belahan dunia, namun risiko penyebaran melalui pergerakan internasional tetap rendah saat ini, tambahnya.

Menurut Dr Tedros, kasus-kasus cacar monyet saat ini terkonsentrasi pada pria yang berhubungan dengan sesama jenis, khususnya mereka yang berhubungan seks dengan banyak orang. Karena itu, negara-negara perlu melakukan serangkaian langkah yang melindungi kesehatan mereka serta hak asasi dan martabat.

“Stigma dan diskriminasi bisa sama berbahayanya dengan virus apapun,“ tegasnya.

Para pejabat kesehatan sudah merekomendasikan agar kalangan yang berisiko tinggi terpapar cacar monyet—termasuk gay dan pria biseksual, serta sejumlah tenaga kesehatan—mendapat vaksin. 

Apa itu cacar monyet?

Penyakit cacar monyet disebabkan oleh virus cacar monyet, anggota genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae, berdasarkan keterangan WHO.

Cacar monyet adalah penyakit zoonosis (dapat ditularkan hewan ke manusia) yang terjadi terutama di daerah hutan hujan tropis Afrika tengah dan wilayah barat, serta kadang-kadang dibawa ke daerah lain.

Ada dua jenis virus utama, yang berasal dari Afrika barat dan Afrika tengah.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, mengatakan cacar monyet bisa menular dari hewan ke hewan dan dari hewan ke manusia.

Penularan dari hewan ke manusia melalui cairan tubuh terutama bagian tubuh yang ada cacar seperti di sekitar muka atau tubuh hewan. Selain itu juga penularan ke manusia bisa melalui daging hewan tersebut yang tidak dimasak secara matang.

Sedangkan penularan dari manusia ke manusia bisa melalui udara, cairan tubuh atau cacar yang ada di muka, mulut, tangan maupun di badan. Kalau kontak langsung juga ada melalui saluran napas atau terjadi droplet.

Cacar monyet yang bisa membuat kulit ruam dan melepuh.

SUMBER GAMBAR,GETTY IMAGES

Keterangan gambar,

Penularan cacar monyet dari hewan ke manusia melalui cairan tubuh terutama bagian tubuh yang ada cacar seperti di sekitar muka atau tubuh hewan, kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril.

Apa gejala terinfeksi cacar monyet?

Gejala awal jika terinfeksi cacar monyet adalah demam, sakit kepala, pembengkakan anggota tubuh, sakit punggung, nyeri otot, dan kelesuan.

Setelah demam mencapai puncak dan mereda, ruam atau bintul merah pada kulit muncul dan berkembang.

Seringkali, ruam dimulai pada wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya, paling sering pada telapak tangan dan telapak kaki.

Ruam, yang bisa terasa sangat gatal, kemudian mengering dan membentuk keropeng, yang kemudian terkelupas. Setelah itu, di tempat bekas ruam muncul bekas luka.

Infeksi biasanya hilang dengan sendirinya dan berlangsung antara 14 dan 21 hari.





Penulis : bbc indonesia


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Artikel lainnya:


toko online liputan Indonesia

toko online zeirshopee
Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama
Nama

#BeritaViral,236,Advertorial,327,BAIS,5,Berita Utama,2094,Berita-Terkini,1300,BIN,9,BNNK,8,BNNP,5,Capres 2024,5,Covid-19,131,Destinasi-Wisata,67,EkoBis,382,Galeri-foto-video,155,Gaya-Hidup,120,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,63,HuKrim,1352,Info Haji,19,Internasional,357,Internet,82,Kesehatan,519,Kicau Mania,23,KPK,8,Kuliner,15,Laporan-Masyarakat,414,Lindo-TV,118,Liputan Haji Indonesia,5,Liputan-Investigasi,375,Lowongan Kerja,3,Melek-Hukum,68,Nasional,1687,Olahraga,91,Opini Rakyat,159,Otomotif,12,Pemerintah,1105,Pendidikan,125,Peristiwa,612,PERS,5,Pilpres 2024,1,Politik,550,POLRI,1513,Pungli,31,Regional,3748,Religi,192,Sejarah,56,Selebritis,76,Seni-Budaya,89,ShowBiz,104,Technology,137,Tips-Trick,116,TNI,720,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id: WHO tetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, apa gejalanya?
WHO tetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, apa gejalanya?
Liputan Indonesia || Dunia, - Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom, tetapkan "Wabah cacar monyet" darurat kesehatan global, cacar monyet, bbc
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY3y0nIlCq5fgrtRDRtd5Ou9ufbdh8fjfuac0E9DgFh0WDybub28Z_FoRmmFMabRDLRU3kCTNHtGijes9T-aP-trIuqLs4eRVAFGM06BY9GwbrKaKWb_2msU6gJ_sMgA6MuEp1d9Z-6gRc8dBHwRIOQe6Q1C8j6d8XtAzsAXn-hc1Gy1fq327UPmY2iA/s320/wabah%20cacar%20monyet.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY3y0nIlCq5fgrtRDRtd5Ou9ufbdh8fjfuac0E9DgFh0WDybub28Z_FoRmmFMabRDLRU3kCTNHtGijes9T-aP-trIuqLs4eRVAFGM06BY9GwbrKaKWb_2msU6gJ_sMgA6MuEp1d9Z-6gRc8dBHwRIOQe6Q1C8j6d8XtAzsAXn-hc1Gy1fq327UPmY2iA/s72-c/wabah%20cacar%20monyet.webp
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/07/who-tetapkan-wabah-cacar-monyet-sebagai.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2022/07/who-tetapkan-wabah-cacar-monyet-sebagai.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content