"Tanpa Alas Hak" Diduga Suruhan Mafia Tanah, Pengacara dan Oknum PM AL Marahi Pengelola di Pandigiling

Liputan Surabaya – Sebidang tanah yang berada di Jalan Pandigiling No.125 Surabaya milik Waluyo di klaim oleh Mafia Tanah dengan mengaku punya Alas Hak Sertifikat, namun tidak bisa menunjukkannya. Padahal pihak Waluyo beserta keluarga diketahui belum pernah melakukan transaksi jual beli, menghibahkan atau bahkan belum pernah mengalihkan hak lahan tersebut ke orang lain.


Hal itu sesuai keterangan yang disampaikan dari Waluyo sendiri saat di wawancarai beberapa wartawan.

"Saya dan keluarga besar M. Yasin belum pernah jual beli, menghibahkan bahkan mengalihkan hak ke orang lain, namun anehnya ada beberapa orang mengklaim tanah atau lahan di Pandigiling 125 itu milik nya tanpa menunjukkan alas Hak atau sertifikat yang asli, kalau memang punya asalnya darimana, beli ke siapa, seharunya klaim kepada yang menjual jangan ke saya biar jelas perkaranya," ujar Waluyo saat diwanwancarai oleh sejumlah media.

Sambung Waluyo, "Indonesia negara hukum gak perlu adu otot, kita adu data dan harus jelas asal usul perolehan tanah itu darimana, jangan BPN jadi kambing hitam. Saya sudah melayangkan keberatan berkali kali atas penerbitan Sertifikat itu, dan bahkan saya pernah disuap, diancam diculik bahkan saya dikabarkan telah meninggal dunia, Padahal saya masih hidup, saya itu kerja di luar pulau bertahun tahun, saat istri saya meninggal dunia saya balik ke Surabaya tapi saya kaget ketika mampir ke rumah orang tua saya kok rata dengan tanah. Maka dari itu saya gak balik kerja, saya memutuskan memperjuangkan hak keluarga saya," jelas Waluyo. Jum'at, (12/3/21).

Perlu diketahui, lahan milik keluarga Waluyo yang rencananya akan dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat sekitar, yaitu pasar induk yang dikelola oleh H. Anwar tiba-tiba menuai kritik dari orang yang mengaku pengacara dari Lisa.

Bahkan kedatangan yang ngaku pengacara tersebut ditemani oleh oknum anggota PM AL yang mengaku bertugas di Lantamal V Surabaya, namun anehnya mereka datang tidak punya surat kuasa dan alas hak yang jelas, bahkan bergaya preman arogan, serta marah marah tanpa etika hukum di TKP yang sangat jelas pengacara dan oknum PM AL itu tidak mencerminkan orang taat hukum.

Akibat kedatangan dua orang tersebut, pekerjaan H. Anwar yang meratakan sebidang tanah atas perintah Waluyo tersebut merasa terganggu.


Ngaku pengacara yang diketahui bernama Hotman suruhan Mafia Tanah tersebut marah marah tidak sesuai etika hukum, sembari menghentikan pekerjaan pegawai yang sedang bekerja.

“Ini tanah masih sengketa, semestinya tidak boleh ada kegiatan di sini apalagi meratakan tanah,” ujar Hotman yang mengaku pengacara Lisa sambil marah marah.

Bahkan tidak hanya di situ, pengacara tersebut menanyakan perihal status tanah ini dan mengklaim bahwa ini milik Lisa Assosiasi tanpa menunjukkan legalitas atau alas hak apapun.

Tentu saja dalam hal ini membuat H. Anwar geram, pasalnya tanah yang dikelolanya ini adalah milik Waluyo dengan dibuktikannya surat surat Eigendom dan SKPT serta asal usul perolehan tanah itu bahkan surat surat yang dikeluarkan oleh BPN.

H. Anwar menambahkan, “Sudah sejak dulu banyak sekali orang yang mengaku memiliki tanah ini, tapi tidak ada bukti alas hak sama sekali, kalau memang salah, laporkan Waluyo jangan marah marah kayak preman, ini negara hukum, pengacara dan oknum PM AL kan orang hukum, mestinya paham aturan hukum jangan arogan pada masyarakat,” tandasnya dengan nada tegas.

Bahkan H.Anwar meminta untuk menunjukkan surat kuasa kepada pengacara tersebut, namun tidak ditunjukkan sama sekali.

“Ayo mana coba surat kuasa sampean, dan mana bukti kalau tanah ini milik Lisa hayo, jangan ngaku ngaku lah, sampean kan orang hukum, mari kita buktikan di Pengadilan ini negara hukum bro, jangan kayak preman pasar gitu,” tandas H. Anwar selaku pengelola tanah Pandegiling 125 Surabaya.

Sementara, perlu diketahui nama Lisa disebut sebut yang mengaku pemilik lahan saat di konfirmasi oleh sejumlah wartawan tidak pernah bisa ditemui di kantor nya, bahkan pihak Lisa diduga diketahui telah mengkondisikan oknum Polisi bernama Kompol Kholil Jatanras Polda Jatim dan sejumlah oknum TNI AL untuk membeckup serta melakukan pengusiran dan mengintimidasi Waluyo dan para pekerja nya secara arogan. (ref)


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB- HAK KOREKSI-HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Artikel lainnya:


toko online liputan Indonesia

toko online zeirshopee
Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama
Nama

#BeritaViral,318,Advertorial,347,BAIS,5,Berita Utama,2156,Berita-Terkini,1519,BIN,9,BNNK,8,BNNP,5,Capres 2024,7,Covid-19,131,Destinasi-Wisata,68,EkoBis,396,Galeri-foto-video,157,Gaya-Hidup,120,Hak Jawab,4,Hoax / Fakta,5,Hobby,68,HuKrim,1453,Info Haji,19,Internasional,357,Internet,82,Kesehatan,520,Kicau Mania,26,KPK,10,Kuliner,16,Laporan-Masyarakat,420,Lindo-TV,121,Liputan Haji Indonesia,5,Liputan-Investigasi,378,Lowongan Kerja,3,Melek-Hukum,70,Nasional,1695,Olahraga,92,Opini Rakyat,159,Otomotif,12,Pemerintah,1131,Pendidikan,129,Peristiwa,615,PERS,7,Pilpres 2024,2,Politik,557,POLRI,1569,Pungli,31,Regional,3951,Religi,197,Sejarah,56,Selebritis,76,Seni-Budaya,89,ShowBiz,104,Technology,137,Tips-Trick,117,TNI,727,
ltr
item
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id: "Tanpa Alas Hak" Diduga Suruhan Mafia Tanah, Pengacara dan Oknum PM AL Marahi Pengelola di Pandigiling
"Tanpa Alas Hak" Diduga Suruhan Mafia Tanah, Pengacara dan Oknum PM AL Marahi Pengelola di Pandigiling
Tanah Waluyo di klaim Hotman Pengacara dan PM AL Beking dari Lisa Mafia Tanah di Pandigiling
https://1.bp.blogspot.com/-4qFLRfqcbV4/YEurxwDMOeI/AAAAAAAAITw/CdkjFbT3EFUKNusM6CRy_oX4bVhWmpxJgCLcBGAsYHQ/w640-h416/IMG-20210312-WA0011-647x420.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4qFLRfqcbV4/YEurxwDMOeI/AAAAAAAAITw/CdkjFbT3EFUKNusM6CRy_oX4bVhWmpxJgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h416/IMG-20210312-WA0011-647x420.jpg
Berita Utama, Informasi Terbaru, Kabar Terkini, Indonesia dan Dunia - LiputanIndonesia.co.id
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/03/tanpa-alas-hak-suruhan-mafia-tanah.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/03/tanpa-alas-hak-suruhan-mafia-tanah.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Buka semua Berita BERITA TIDAK ADA BUKA SEMUA BACA JUGA BALAS Cancel saja HAPUS Penulis NEWS HALAMAN ARTIKEL BUKA SEMUA Penting Dibaca.. BERITA UTAMA Arsip CARI SEMUA BERITA YANG KAMU CARI TIDAK ADA BRO.. Kembali saja.. Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content