http://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/p/liputan-terkini.html https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?orderby=UPDATED https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?alt=rss https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml?page=1 https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?max-results=9999&alt=json-in-script&callback=loadtoc https://www.liputanindonesia.co.id/atom.xml?redirect=false

Aniaya Wartawan Saat Liputan Jaksa Korupsi, Ketua AJI Surabaya: Pelaku Sudah Dimaafkan, Tapi Wajib di Penjara


 Liputan Surabaya, - Koresponden Tempo Surabaya bernama Nurhadi mengalami kekerasan fisik saat meliput Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Angin Prayitno Aji perihal kasus suap pajak yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lapor ke Polda Jatim, Minggu (28/3/2021).

Saat melapor ke Polda Jatim, Nurhadi didampingi istri, Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Surabaya, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers dan Lentera.


Ketua AJI Surabaya, Eben Haezer mendesak agar polisi untuk mengusut tuntas kasus kekerasan kepada Nurhadi. Ia ingin, para pelaku dibawa hingga ke ranah pengadilan dan memperoleh sanksi seadil-adilnya.

“Kami berharap, ini (kasus kekerasan) bisa menjadikan kinerja polisi semakin profesional. Kami menduga, pelakunya ada oknum anggota kepolisian, dan pengakuan dari Mas Nurhadi sendiri ada dari (oknum) TNi juga, kami juga meminta dukungannya dari teman-teman jurnalis sekalian, kalau maaf sudah kami maafkan, namun perbuatan melawan hukum tetap kita lanjut sesuai proses hukum dan wajib dipenjara atau sangsi sesuia SOP,” kata Eben, Minggu (28/3/2021).

Eben menyebut, usai melakukan laporan ke SPKT, Nurhadi akan melakukan visum pada sejumlah bagian tubuhnya yang mengalami kekerasan di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

“Secara fisik, di bibir dan pelipis mengalami luka. Tapi yang jelas selain masalah fisik, psikologi korban juga sangat terpukul, apalagi istrinya juga saya pikir ini sangat terpukul dengan kondisi ini. Kami akan memastikan agar Nur Hadi dan keluarganya akan aman,” ujar jurnalis Harian Surya itu.

Untuk sementara, Nurhadi dan keluarga akan disembunyikam ke lokasi yang lebih aman dan rahasia. Mengingat, sewaktu-waktu bisa saja terjadi ancaman lain kepada Nurhadi dan keluarga.

Eben menegaskan, memang profesi jurnalis, khususnya di Surabaya, masih belum aman. Menurutnya, aparat penegak masih melihat jurnalis sebagai ancaman.

“Nah, ini yang kami sayangkan. Kami berharap agar kasus ini juga menjadi pembelajaran agar polisi atau aparat pertahanan dan sebagainya itu menghargai kerja-kerja jurnalistik. Karena, apa yang kami kerjakan ini lebih mengarah pada kepentingan publik, karena yang coba Mas Nurhadi telusuri adalah soal pajak, tetapi memperoleh perlakuan seperti itu (tindakan kekerasan) yang didapatkan,” tuturnya

Eben ingin, tindakan kekerasan tak terjadi lagi terhadap para pewarta di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk di Surabaya. “Kami harap, tidak terulang lagi di masa depan,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen salah satu kampus itu.


Sementara Koordinator Kontras Surabaya, Fatkhul Khoir mengungkapkan, Nurhadi sudah memberikan keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di SPKT Polda Jatim. Menurutnya, ada 4 pasal yang dilayangkan kepada para oknum aparat penegak hukum yang melakukan tindak kekerasan kepada Nurhadi.

“Yang kami laporkan tadi ada 4 pasal, yakni 170, 351, 355, dan 18 Undang-Undang Pers tahun 1999. Insyaallah, dalam waktu cepat saksi-saksi akan segera dipanggil,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, cara yang seyogyanga dilakukan aparat penegak hukum harus menggunakan prosedur hukum yang baik dan benar. Terlebih, tugas seorang jurnalis, termasuk pada jobdesk investigasi, dilindungi oleh UU, terutama oleh UU nomor 40 tahun 1999, pasal 18.

“Kami juga meminta agar pihak kepolisian memberikan jaminan keamanan kepada Nur Hadi dan keluarga. Apa yang dialami Mas Nur Hadi sebenarnya bukan hanya luka fisik, tapi juga ketakutan, karena terancam dan lain sebagainya,” pungkasnya.

“Selain laporan kepolisian, kami juga akan laporan ke Propam Mabes Polri, karena ada dugaan pelaku adalah oknum Polisi, kami juga akan mendatangi LPSK agar Mas Nur Hadi mendapat perlindungan,” katanya.

Melalui sekertaris Wankum, Amri meminta agar kasus kekerasan yang dialami oleh pekerja jurbalistik itu, jangan hanya berhenti dipelaporan di Polda Jatim.

“Kami harap kasus ini tidak hanya berhenti di Polda Jatim, dan berujung damai, tanpa ada kelanjutan, seperti kasus-kasus sebelumnya,” pinta Amri.


Jurnalis Suara Hukum ini menegaskan, ia dan rekan-rekannya diwankum akan terus mengawal kasus yang menimpa rekan seprofesi mereka itu.

“Bagi para pihak-pihak yang terlibat dalam penganiayaan tersebut, kami tunggu di meja hijau. Akan kami kawal terus kasus ini sampai di pengadilan,” tegasnya.

Amri menambakan, jika hanya berakhir dalam sebuah perdamaian, maka upaya penggembosan terhadap jurnalis akan terus terjadi.

“Kami bukan tidak ingin adanya perdamaian. Tapi kami berharap jika nantinya berujung damai, tapi proses hukum harus berjalan terus. Supaya hal seperti ini tidak terualang kembali,” pungkasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat diminta tanggapn atas laporan ini belum bersedia memberikan komentar. (red)



Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama

Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

Nama

Advertorial,279,Berita-Terkini,156,Berita-Utama,1530,BNNK,3,BNNP,1,Covid-19,101,Destinasi-Wisata,57,EkoBis,335,Galeri-foto-video,130,Gaya-Hidup,97,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,3,Hobby,37,HuKrim,992,Info Haji,15,Internasional,269,Internet,58,Kesehatan,429,Kicau Mania,18,Komunitas,16,Kuliner,13,Laporan-Masyarakat,349,Lindo-TV,94,Liputan-Investigasi,354,Lowongan Kerja,2,Melek-Hukum,51,Nasional,1411,Olahraga,76,Opini Rakyat,142,Otomotif,10,Pasuruan,14,Pasuruan Kota,4,Pemerintah,933,Pendidikan,101,Peristiwa,537,Politik,498,POLRI,1037,Pungli,21,Regional,3142,Religi,139,Sejarah,32,Selebritis,57,Seni-Budaya,62,ShowBiz,82,Technology,102,Tips-Trick,75,TNI,680,
ltr
item
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia: Aniaya Wartawan Saat Liputan Jaksa Korupsi, Ketua AJI Surabaya: Pelaku Sudah Dimaafkan, Tapi Wajib di Penjara
Aniaya Wartawan Saat Liputan Jaksa Korupsi, Ketua AJI Surabaya: Pelaku Sudah Dimaafkan, Tapi Wajib di Penjara
https://1.bp.blogspot.com/-UGORCR4kXTE/YGFnn-SNixI/AAAAAAAAIWA/XrzLZfqh7aACR5STkAF30bIolWpPAn49ACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210329-WA0030-696x367.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-UGORCR4kXTE/YGFnn-SNixI/AAAAAAAAIWA/XrzLZfqh7aACR5STkAF30bIolWpPAn49ACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210329-WA0030-696x367.jpg
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/03/aniaya-wartawan-liputan-jaksa-korupsi.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2021/03/aniaya-wartawan-liputan-jaksa-korupsi.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy