http://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/p/liputan-terkini.html https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?orderby=UPDATED https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?alt=rss https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml?page=1 https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?max-results=9999&alt=json-in-script&callback=loadtoc https://www.liputanindonesia.co.id/atom.xml?redirect=false

Barisan Sakit Hati, Jadikan Surat Ijo Sebagai Kuda Troya Teja Sekawan. Diduga Pilwali Surabaya Paslon 2 Digelontor Rp.75M?

Liputan Surabaya, - Sudah menjadi rahasia umum pengusaha selalu beriringan dengan penguasa. Dalam pemilihan langsung, pengusaha terkadang sudah merapat kepada calon penguasa. Disitulah terjadi simbiosis mutualisme, hubungan saling menguntungkan.


Dalam Pilwali Surabaya 2020, ada salah satu pengusaha yang begitu dekat dengan kandidat pasangan nomor urut dua yakni The Budi Tedjo Prawiro( BTP)  alias The Swie Hok. Kedekatan ini menyisakan pertanyaan ada apa?.

BTP sendiri tercatat sebagai komisaris utama PT Teja Sekawan ( PTTS), Dilihat dari usaha mulai dari coklat, batu marmer dan galian c. Sebetulnya tidak ada hubungan antara Pemkot Surabaya dengan Teja sekawan, lantas mengapa Teja Sekawan, berani habis- habisan untuk memenangkan pasangan MAJU?.

Tegus S, aktivis Barisan Rakyat Anti Korupsi ( Barak), menyatakan bahwa antara Teja Sekawan dengan Pemkot Surabaya ada hubungan yang kurang baik. "Tercatat sejak 2009-2018, dua kali Pemkot Surabaya bersengketa dengan Teja Sekawan. Memang tidak bersengketa secara langsung, tetapi dengan pribadi pemilik Teja sekawan yakni THE Budi Tedjo Prawiro( BTP). Ini menjadikan mereka sakit hati ke Pemkot," terangnya kepada media Jumat, (27/11).


Lebih jauh teguh menjelaskan bahwa sengketa ini tidak banyak dipublikasikan, karena sengketanya terjadi di pengadilan tata usaha negara. " Akibat sengketa ini berakibat kurang baik bagi Teja Sekawan, karena jaminan kepemilikan aset terganggu. Dengan sendiri mengganggu perusahaan," terangnya.

Adapun sengketa ini terkait aset milik  BTP di jalan Sabang 10 dua bidang tanah dengan luas masing masing 1293 meterpersegi dan 3476 meterpersegi. Dan sebidang tanah di jalan Rajawali 86 dengan luas 1550.

"Dua aset tersebut, menurut BTP adalah miliknya berdasarkan sertifikat HGB( Hak Guna Bangunan), yang setiap 25 tahun dilakukan perpanjangan. Namun Pemkot menyatakan bahwa aset tersebut adalah HPL (Hak Pengelolaan Lahan) milik Pemkot, sehingga Pemkot menolak untuk memperpanjangnya," urainya.

Putusan peninjauan untuk jalan Sabang 10 memenangkan BTP, sementara untuk jalan rajawali 86, BTP Kalah. " Untuk jalan Sabang 10 Pemkot masih bisa melakukan peninjauan kembali, inilah yang bikin gusar pihak BTP, kekalahan jalan Rajawali 86 membayanginya.Terlebih untuk jalan rajawali adalah alamat usaha PTTS, " ujarnya.

Untuk memastikan Pemkot tidak melakukan PK dan agar PK ketiga bisa dilakukan untuk jalan Rajawali 86, karena dua keputusan yang Berbeda,maka penguasa balaikota harus diamankan. Sehingga surat ijo dimunculkan dalam kampanye Paslon bahkan dengan jargon surat ijo menjadi SHM.

 "Jangan sampai  surat ijo menjadi kuda Troya bagi kepentingan mereka yang sakit hati," kata Teguh mengingatkan.

Kekecewaan kepada Pemkot Surabaya serta untuk mendapatkan jaminan masa depan mendorong BTP atau Teja Sekawan mati Matian memberikan dukungan logistik kepada pasangan MAJU. " Dengan kata lain barisan sakit hati dapat momentum untuk membalas" ujar Teguh.


Dana kampanye haram?

Pemilihan langsung membutuhkan biaya yang tidak sedikit, karenanya terkait dana kampanye dilakukan pengaturan. Tercatat ada 3 sumber utama yaitu partai pengusung, pasangan kandidat dan masyarakat umum. Untuk masyarakat umum dibedakan menjadi dua yakni perseorangan dan badan hukum, hal mana untuk besarannya dibatasi sumbangannya. 

Dalam Pilwali Surabaya 2020 ada fenomena menguatnya money politik. Bagi bagi barang atau uang untuk mempengaruhi pilihan marak terjadi. 

Saleh Ismail Mukadar salah satu politisi senior bahkan mengeluhkan hal ini. Dalam status facebook ia menulis "Bagi2 sembako yang cukup masif oleh salah satu Paslon dalam pilkada Surabaya membuat perilaku pemilih bergeser dari sebelumnya sekitar 10%  menjadi lebih dari 50% yang pragmatis. Artinya Surabaya yang memiliki tradisi pemilih yang bersih untuk pertama kalinya menjadi hancur lebur dalam pilkada ini," tulisnya di akun Facebooknya.

Yang jadi pertanyaan berasal dari mana dana tersebut. Rupanya demi membalaskan sakit hati BTP atau Teja Sekawan. Untuk pasangan MAJU kabarnya telah disediakan logistik  logistik bernilai jumbo diatas Rp.75miliar. Jelas kalau ini terjadi,  Pasangan MAJU telah melanggar aturan dana Kampanye. Dan menjadi dana haram kampanye. Sangsinya pun jelas diskualifikasi. (ref)


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar

Pengunjung Hari ini
Isi Pemberitaan Tanggung Jawab Wartawan Masing-masing, PT. Lindo Sahabat Mandiri penerbit Media Liputan Indonesia hanya memberikan bantuan Hukum bilamana melanggar / tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalis sesuai UU Tentang Pers no. 40, Tahun 1999. Wartawan Liputan Indonesia Wajib Tunduk dan Patuh serta Bekerja Berdasarkan Kode Etik Jurnalis dan UU Tentang Pers No: 40 Thn 1999. Liputan Indonesia, Berita Terbaru, Berita Utama

Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

Nama

Advertorial,277,Berita-Terkini,129,Berita-Utama,1519,BNNK,2,BNNP,1,Covid-19,100,Destinasi-Wisata,57,EkoBis,335,Galeri-foto-video,128,Gaya-Hidup,97,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,3,Hobby,36,HuKrim,990,Info Haji,15,Internasional,269,Internet,56,Kesehatan,423,Kicau Mania,18,Komunitas,16,Kuliner,13,Laporan-Masyarakat,348,Lindo-TV,93,Liputan-Investigasi,353,Lowongan Kerja,2,Melek-Hukum,51,Nasional,1401,Olahraga,75,Opini Rakyat,142,Otomotif,10,Pasuruan,14,Pasuruan Kota,4,Pemerintah,927,Pendidikan,101,Peristiwa,531,Politik,498,POLRI,1028,Pungli,20,Regional,3119,Religi,139,Sejarah,31,Selebritis,57,Seni-Budaya,62,ShowBiz,82,Technology,100,Tips-Trick,73,TNI,666,
ltr
item
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia: Barisan Sakit Hati, Jadikan Surat Ijo Sebagai Kuda Troya Teja Sekawan. Diduga Pilwali Surabaya Paslon 2 Digelontor Rp.75M?
Barisan Sakit Hati, Jadikan Surat Ijo Sebagai Kuda Troya Teja Sekawan. Diduga Pilwali Surabaya Paslon 2 Digelontor Rp.75M?
Liputan Surabaya, - Barisan Sakit Hati, Jadikan Surat Ijo Sebagai Kuda Troya Teja Sekawan. Paslon 2 Digelontor Rp.75 Milyar?
https://1.bp.blogspot.com/-setWGSu4254/X8DQdnlO8_I/AAAAAAAAH5U/0kjM7nYTfP0gM-JsYJ0xndFgkWSFE7AOQCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20201127-WA0028.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-setWGSu4254/X8DQdnlO8_I/AAAAAAAAH5U/0kjM7nYTfP0gM-JsYJ0xndFgkWSFE7AOQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20201127-WA0028.jpg
#1 Berita terbaru, Kabar hari ini, Info terkini viral, Liputan Indonesia dan Dunia
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/11/barisan-sakit-hati-jadikan-surat-ijo.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/11/barisan-sakit-hati-jadikan-surat-ijo.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy