Viral! Seorang Anak Gelapkan Sertifikat Tanah Warisan hingga Polisikan Ibu Kandungnya

Liputan Belu NTT - Cristina Lazakar (57), warga Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipolisikan anak kandungnya Santy Taolin, gara-gara merenovasi kamar tidur yang merupakan bagian dari rumah warisan peninggalan mendiang suaminya Dominggus Taolin.

Kejadian itu sempat viral di media sosial. Pada kesempatan itu, Cristina mengisahkan, bahwa pernikahannya dengan Dominggus Taolin (alm) memiliki 3 anak yaitu, Santy Taolin, Ervina Taolin, dan Hanny Taolin.

Saat tahun 2005, dia dan mendiang suami menitipkan sertifikat tanah warisan yang terletak di Jalan W. J. Lalamentik kepada putri sulungnya Santy. Namun rupanya sertifikat tersebut telah dibalik nama secara diam-diam oleh Santy dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Belu tanpa sepengetahuan pihak keluarga.

"Saya kaget ketika mengetahui bahwa sertifikat tersebut telah dibalik nama atas nama Santy Taolin. Waktu bapaknya sakit pada tahun 2005, saya dan bapaknya sering pulang pergi Jawa untuk berobat. Waktu itu, sertifikat kami simpan di kamar tidurnya Santy. Setelah bapaknya meninggal pada 6 Januari 2007, saya cari kembali sertifikat tapi sudah tidak ada. Sebagai orangtua pasti terkejut dan bahkan sakit hati begitu tahu sertifikat itu sekarang sudah atas nama Santy,” ungkap Cristina saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2020).

Cristina menjelaskan bahwa, dirinya juga dilarang menempati rumah tersebut. Upaya niat baik dirinya untuk merenovasi kamar tidur bekas mendiang suami juga ditentang oleh Santy dengan melaporkan ke pihak kepolisian atas tuduhan melakukan perusakan.

“Kamar bekas peninggalan suami semasa waktu hidup, saya renovasi tetapi dilarang dan dituduh melakukan perusakan. Padahal saya punya hak. Kenapa, saya malah dituduh oleh anak sendiri sampai publikasi di media massa? Sebagai seorang ibu tentu ada rasa sakit kalau diperlakukan tak wajar oleh anak sendiri,” cetus Cristina dengan bergelinang airmata.


BPN Belu Blokir Sertifikat Atas Nama Santy Taolin

Menanggapi polemik sengketa tanah warisan tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Belu melakukan pemblokiran kepada sertifikat atas nama Santy Taolin.

Menurut Kepala BPN Belu, Jose Marcus Fernando, terkait pemblokiran, sertifikat itu hanya bisa diambil hanya dengan izin dari pihak penegak hukum, misalnya atas permintaan dari pihak kepolisian.

“Benar, kami sudah blokir sertifikat itu sejak ibu Cristina Lazakar datang melapor. Dan itu, pengacaranya Santy Taolin juga tahu. Dalam aturannya, kami tidak bisa menahan sertifikat tersebut. Tetapi pihak Santy juga tidak bisa gunakan sertifikat itu untuk proses jual beli, menggadaikan dan menyalahgunakannya hingga proses permasalahan keluarganya ini tuntas," kata Jose Marcus saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, alasan diterbitkannya sertifikat atas nama Santy Taolin, sebab pihaknya (BPN) tidak diperbolehkan untuk menghambat proses balik nama sertifikat.

"Karena ibu Cristina datang melapor, akhirnya saya blokir. Kalau saya mau masa bodoh, masa bodoh saja. Barang, saya kerja sudah sesuai aturan. Saat itu, kalau kami tidak proses sertifikat juga pasti kami disomasi," sebutnya.

Dia juga mengarahkan Cristina Lazakar dan para ahli waris lainnya, agar menggugat ke PTUN, karena itu menyangkut administrasi tentang suatu keputusan. Kalau menang, maka bisa dikembalikan ke semula. Kalau ke perdata tidak bisa, karena sudah kadaluwarsa, tidak ada kasasi sejak putusan," terang Jose.

Jose Marcus pun menganjurkan, agar permasalahan sengketa tanah warisan ini bisa diselesaikan oleh kedua belah pihak secara kekeluargaan antara pihak Cristina Lazakar dan Santy Taolin. Sehingga hubungan antara ibu dan anak ini bisa kembali harmonis. (Jeff)


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar




Pengunjung Hari ini



Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

/fa-clock-o/ Tips & Trick

Nama

Advertorial,264,Covid-19,63,Destinasi-Wisata,50,EkoBis,282,Ekonomi-Bisnis,37,Galeri-foto-video,120,Gaya-Hidup,95,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,1,Hobby,31,HuKrim,936,Info Haji,15,Internasional,250,Internet,49,Kesehatan,384,Kicau Mania,14,Komunitas,9,Kuliner,12,Laporan-Masyarakat,317,Lindo-TV,91,Liputan-Investigasi,334,Liputan-Utama,1247,Melek-Hukum,40,Nasional,1309,Olahraga,71,Opini Rakyat,140,Otomotif,10,Pasuruan,13,Pasuruan Kota,5,Pemerintah,826,Pendidikan,95,Peristiwa,510,Politik,478,POLRI,904,Pungli,13,Regional,2924,Religi,134,Sejarah,24,Selebritis,49,Seni-Budaya,56,ShowBiz,73,Technology,90,Tips-Trick,66,TNI,642,utama,1,
ltr
item
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.: Viral! Seorang Anak Gelapkan Sertifikat Tanah Warisan hingga Polisikan Ibu Kandungnya
Viral! Seorang Anak Gelapkan Sertifikat Tanah Warisan hingga Polisikan Ibu Kandungnya
Liputan Belu NTT, - Viral! Seorang Anak Gelapkan Sertifikat Tanah Warisan hingga Polisikan Ibu Kandungnya, Cristina Lazakar (57), warga Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipolisikan anak kandungnya Santy Taolin, gara-gara merenovasi kamar tidur yang merupakan bagian dari rumah warisan peninggalan mendiang suaminya Dominggus Taolin.
https://1.bp.blogspot.com/-VAUrogr6OT0/X0fP4nGIHlI/AAAAAAAASMA/-yN--cezeUw5MZzu1x2gOtg1rXxnOABNACNcBGAsYHQ/s320/IMG-20200827-WA0129.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-VAUrogr6OT0/X0fP4nGIHlI/AAAAAAAASMA/-yN--cezeUw5MZzu1x2gOtg1rXxnOABNACNcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200827-WA0129.jpg
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/08/viral-seorang-anak-gelapkan-sertifikat.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/08/viral-seorang-anak-gelapkan-sertifikat.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy