Virus Corona: Singapura karantina 20.000 pekerja migran, pekerja asal Indonesia aman

Liputan Dunia - Singapura telah memberitahu 20.000 pekerja migran yang bekerja di sektor konstruksi di negara itu untuk tinggal di asrama selama 14 hari ke depan, seiring lonjakan kasus virus corona di negara itu.
Dua asrama telah diisolasi: satu di antaranya ditinggali oleh 13.000 pekerja dan 63 kasus virus corona dilaporkan di asrama itu.
Sementara yang lain, ditinggali oleh 6.800 pekerja dengan 28 kasus Covid-19 terkonfirmasi di asrama itu.
Asrama tersebut adalah tempat tinggal pekerja migran dari Asia Selatan yang bekerja di bidang konstruksi.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura memastikan tidak ada pekerja asal Indonesia yang terdampak kebijakan ini. Pasalnya, kebanyakan tenaga kerja Indonesia di Singapura bekerja di sektor domestik.
"Pekerja migran Indonesia kebanyakan berada di sektor domestik yang biasa disebut pekerja migran Indonesia. Mereka tidak tinggal di asrama tapi tinggal di rumah majikan, atau WNI yang profesional tinggal dalam pengaturan sendiri/kantor," ujar Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari kepada BBC News Indonesia, Senin (06/04).
"Pekerja migran yang tinggal dalam asrama adalah pekerja konstruksi yang kebanyakan dari Asia Selatan seperti Bangladesh, India dan Asia Selatan lainnya," tambahnya.
Selama masa karantina, para pekerja akan tetap dibayar dan diberi makan tiga kali sehari - tetapi beberapa dari mereka mengeluhkan kondisi yang terlalu padat dan kotor.
Meskipun Singapura dipuji karena respons proaktif terhadap virus corona, jumlah kasus yang ditransmisikan secara lokal meningkat - dan "karantina wilayah" dimulai pada hari Selasa.
SingapuraHak atas fotoROSLAN RAHMAN/AFP
Image captionSeorang perempuan mengenakan masker di antara kerumunan orang di Singapura, 26 Februari 2020.

Apa yang diumumkan oleh pemerintah?

Dua asrama yang diisolasi adalah Asrama S11 di Punggol dan Asrama Westlite Toh Guan.
Pemerintah mengatakan kasus Covid-19 di asrama terus mengalami peningkatan, dan isolasi akan "menjaga para pekerja agar tetap aman [dan] melindungi komunitas yang lebih luas lagi dari transmisi yang kian luas".
Para pekerja dilarang meninggalkan blok mereka dan diberitahu agar tidak bergabung dengan orang-orang yang tidak tinggal di kamar atau lantai yang sama.
Jumlah pekerja yang tinggal di satu kamar asrama bervariasi, namun pada 2015 ketika BBC mengunjungi salah satu kompleks asrama baru, jumlahnya terdiri dari 12 orang per kamar.
BBC berkunjung ke salah satu asrama yang ditinggal 17.000 orang pada 2015

Bagaimana kondisinya di sana?

Para pekerja akan tetap mendapatkan upah dan para bos mereka diwajibkan untuk memberi S$100 atau sekitar Rp1,1 juta per hari untuk memenuhi upah mereka.
Mereka akan mendapatkan makanan tiga kali sehari, ditambah masker, cairan pembersih tangan, dan termometer.
Suhu badan mereka harus dicatat dua kali tiap hari dan akan ada "dukungan medis di tempat".
Akan tetapi, enam pekerja di asrama Punggol berbicara kepada Straits Times bahwa di asrama mereka ada kecoa, toilet mampet dan antrian makanan.
Asrama bagi pekerja migran dikelola oleh swasta namun harus memiliki lisensi jika dihuni oleh lebih dari 1.000 orang.
Setidaknya, ada 40 asrama serupa di Singapura.
SingapuraHak atas fotoROSLAN RAHMAN/AFP
Image captionDua orang mengenakan masker usai salat di sebuah masjid di Singapura, 21 Februari 2020.

Bagaimana kondisi penyebaran virus corona di Singapura?

Singapura melaporkan ada lebih dari 1.300 kasus dan enam kematian akibat Covid-19.
Meski kebanyakan kasus itu berasal dari luar negeri, transmisi lokal terus mengalami peningkatan dan pada Minggu (5/4), 120 kasus baru terkonfirmasi - peningkatan harian tertinggi sejauh ini.
Sejauh ini, sudah ada enam pasien yang meninggal dunia dengan dua di antaranya merupakan warga negara Indonesia.
Pada Jumat (3/4), pemerintah mengumumkan kebijakan "pemutus sirkuit", mirip dengan karantina wilayah yang diterapkan negara-negara lain.
Sekolah dan bisnis yang tidak penting akan ditutup minggu ini, dan orang-orang didorong untuk tinggal di rumah.
Warga SingapuraHak atas fotoROSLAN RAHMAN/GETTY
Image captionDua orang perempuan yang mengenakan masker sedang berjalan di salah-satu pusat keramaian di Singapura, 26 Februari 2020 lalu.
Berapa banyak pekerja migran di Singapura?
Sekitar 5,7 juta orang tinggal di negara kota kecil itu, termasuk 1,4 juta pekerja migran (per Juni 2019).
Dari keseluruhan pekerja migran, 284.000 ada di bawah "izin kerja konstruksi".
Pengusaha dapat mengajukan izin konstruksi untuk pekerja dari 12 negara, termasuk India, Bangladesh, Sri Lanka, dan Thailand.


Sumber: bbc indonesia


Media Liputan Indonesia

DIATUR OLEH UNDANG - UNDANG PERS
No. 40 Thn. 1999 Tentang Pers


HAK JAWAB | HAK KOREKSI | HAK TOLAK


Kirim via:

WhatsApps / SMS:
08170226556 / 08123636556
Email Redaksi:
NewsLiputanIndonesia@gmail.com

PT. LINDO SAHABAT MANDIRI
Tunduk & Patuh Pada UU PERS.



Komentar




Pengunjung Hari ini



Update #Covid19

Perkembangan Virus Corona di Indonesia:

/fa-clock-o/ Tips & Trick

Nama

Advertorial,264,Covid-19,63,Destinasi-Wisata,50,EkoBis,282,Ekonomi-Bisnis,37,Galeri-foto-video,120,Gaya-Hidup,95,Hak Jawab,3,Hoax / Fakta,1,Hobby,31,HuKrim,936,Info Haji,15,Internasional,250,Internet,49,Kesehatan,384,Kicau Mania,14,Komunitas,9,Kuliner,12,Laporan-Masyarakat,317,Lindo-TV,91,Liputan-Investigasi,334,Liputan-Utama,1247,Melek-Hukum,40,Nasional,1309,Olahraga,71,Opini Rakyat,140,Otomotif,10,Pasuruan,13,Pasuruan Kota,5,Pemerintah,826,Pendidikan,95,Peristiwa,510,Politik,478,POLRI,904,Pungli,13,Regional,2924,Religi,134,Sejarah,24,Selebritis,49,Seni-Budaya,56,ShowBiz,73,Technology,90,Tips-Trick,66,TNI,642,utama,1,
ltr
item
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.: Virus Corona: Singapura karantina 20.000 pekerja migran, pekerja asal Indonesia aman
Virus Corona: Singapura karantina 20.000 pekerja migran, pekerja asal Indonesia aman
Liputan Dunia - Singapura telah memberitahu 20.000 pekerja migran yang bekerja di sektor konstruksi di negara itu untuk tinggal di asrama selama 14 hari ke depan, seiring lonjakan kasus virus corona di negara itu.
https://1.bp.blogspot.com/-y2VpbdxWY1o/XottAQr1QnI/AAAAAAAAQ2s/7KcUt477GmAFVl06nAspqb0W0FLyFKUDACNcBGAsYHQ/s320/_111628205_060018851.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-y2VpbdxWY1o/XottAQr1QnI/AAAAAAAAQ2s/7KcUt477GmAFVl06nAspqb0W0FLyFKUDACNcBGAsYHQ/s72-c/_111628205_060018851.jpg
#1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi liputan terbaru.
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/04/virus-corona-singapura-karantina-20000.html
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/
https://www.liputanindonesia.co.id/2020/04/virus-corona-singapura-karantina-20000.html
true
2214155929705458232
UTF-8
Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Lihat Semua Baca.. Balas Cancel reply Hapus By Home Halaman BERITA Lihat Semua Baca Berita Lainnya BACA ARCHIVE CARI Lihat Semua Tidak ada yang anda cari Kembali Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy