2 Orang meninggal akibat Leptopirosis saat Banjir melanda Sampang.

Dibaca: 145 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Sampang, Liputanindonesi – Rabu 12 Oktober 2016. Saat dan pasca banjir,  Penyakit leptopirosis adalah hal yang paling ditakutkan oleh masyarakat. karena penyakit tersebut bisa mematikan. penyakit Leptopirosis ini ditularkan melalui urin tikus yang dibawa oleh bakteri Leptospira sp. Penyakit yang berasal dari kencing tikus/urin tikus ini akan menyerang organ tubuh dan  memberikan  komplikasi pada ginjal. Sehingga menimbulkan kematian pada si penderita.

     Banjir susulan di hari ketiga yang kembali mengenangi Kota Sampang membuat warga makin resah dengan munculnya kasus penyakit Leptosperosis yang telah menelan 2 orang  korban  meninggal dunia. Nyawa mereka tak dapat tertolong dan meninggal di  RSUD Sampang.

     Koban meninggal bernama Anwari, warga Kelurahan Delpenang, Kecamatan Kota Sampang. Tepatnya disebelah barat SDN Dalpenang III Sampang. Dan  korban adalah adik dari Achmad Subeiri, mantan Bendahara Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Omben, sedangkan 1 orang korban meninggal  lagi bernama Faterah istri Kepala Sekolah SDN. Gunung Kesan, Kec. Karang Penang, yang berdomisili di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, kecamatan Sampang.

     Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Dr. Firman Pria Abadi dan Dirut Rsud Sampang, dr Titin ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait permasalahan ini tidak dapat dihubungi.”(R1F)

Baca juga:  Jelang Pilpres 2019, Harga Bawang Putih "Sengaja di Monopoli"
ca-pub-2508178839453084