1 Tahun Buron, 2 Pembunuh Pasutri Ditangkap Polres Tulungagung | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

1 Tahun Buron, 2 Pembunuh Pasutri Ditangkap Polres Tulungagung

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Kapolres Tulungagung AKBP E.G.Pandia (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media

Liputan Tulungagung – Polres Tulungagung berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Ngingas, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung pada tahun lalu tepatnya Kamis tanggal 8 November 2018.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., saat konferensi pers, Jum’at (01/11/2019) siang menjelaskan, kedua tersangka yang telah membunuh pasangan suami istri (pasutri) tersebut berhasil ditangkap di daerah Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

” Jadi 3 hari setelah membunuh korban Adi Wibowo (Didik) dan Suprihatin (Suprih), kedua tersangka yakni, Deni Yonatan Fernando Irawan (Nando) (25) dan Mochamad Rizal Saputra (Rizal) (22) langsung kabur ke Kalimantan, ” terang perwira dengan 2 melati dipundaknya tersebut.

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
AKBP E.G. Pandia menunjukkan barang bukti hasil penangkapan tersangka pembunuhan

Mantan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya tersebut juga menerangkan, dimana pada hari Kamis 8 November 2018 yang lalu, Polres Tulungagung mendapatkan laporan tentang adanya kejadian pembunuhan di sebuah rumah di Desa Ngingas, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

” Yang menemukan jasad kedua korban yakni cucunya yang bernama Rasta. Selanjutnya petugas mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP, mengamankan beberapa alat bukti, interogasi beberapa saksi dan pelacakan serta menganalisa hasil IT, ” ucapnya dihadapan awak media.

Dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan selama 1 tahun, didapatkan informasi yang mengarah kepada yang diduga pelaku, yang mana pada saat itu menurut informasi dilapangan, keberadaan pelaku diduga berada di daerah Tanah Bumbu, kalimantan selatan.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

” Anggota langsung berkoordinasi dengan Jatanras Polda kalsel serta Polres Tanah Bumbu untuk melakukan penyelidikan keberadaan yang diduga pelaku tersebut, yang mana dari hasil koordinasi tersebut dilaporkan dari Jatanras Polda Kalsel bahwa yang diduga pelaku berada disalah satu perusahaan perkebunan sawit, ” ungkapnya.

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Kedua pelaku digiring menuju tempat konferensi pers

Selanjutnya, anggota Reskrim yang berangkat menuju di daerah Tanah Bumbu Kalimantan Selatan mendapati kedua pelaku tersebut dan kedua pelaku mengakui apa yang telah mereka perbuat.

” Motifnya, tersangka Nando ini sakit hati karena pengurusan BPKBnya yang dipasrahkan kepada korban Suprihatin tidak kunjung selesai, ” jelasnya.

Awalnya Nando mengajak Rizal untuk menemaninya ke rumah korban guna mengambil BPKB. Dengan menggunakan motor milik Nando, keduanya menuju rumah korban.

” Tersangka Nando ngobrol dengan korban Suprihatin diruang tamu, sedangkan tersangka Rizal menunggu di garasi mobil. Disitu terjadi cecok mulut antara korban Suprihatin dengan Nando, yang mana menurut Nando ada kata-kata yang dikeluarkan oleh korban Suprihatin yang membuatnya kesal, ” lanjut Kapolres Tulungagung.

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Saat-saat Kapolres Tulungagung menginterograsi tersangka

Dari situ, mulai ada niat untuk memukul korban Suprihatin dengan batu tiang meja marmer yang ada diruang tamu tersebut dan selanjutnya diayukannya tiang batu marmer tersebut kekepala korban Suprihatin sebanyak satu kali.

“Akibat dari pukulan tersebut, kemudian korban terjatuh, dan selanjutnya Nando membenturkan kepala korban suprihatin ke tembok lagi. Karena Nando tahu ada suami korban Suprihatin yaitu korban (Didik) sehingga Nando lari kearah belakang menuju kamar korban. Disana pelaku memukul kepala korban beberapa kali menggunakan kayu, ” paparnya.

” Disaat Nando pergi ke kamar korban (Didik), Rizal yang mendengar teriakan korban Suprihatin langsung menuju ruang tamu dan memukul korban Suprihatin dengan batu marmer sebanyak 2x. Kini kedua tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dimata hukum sesuai dengan perbuatannya, ” pungkas AKBP E.G. Pandia. (Syaiful)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close