Menu
Info Keberangkatan Jamaah Haji Hari Ini (KLIK SINI) Info Keberangkatan Jamaah Haji Hari Ini

Slider

LIPUTAN_TERKINI_by_liputanindonesia.co.id
LIPUTAN_TERKINI_by_liputanindonesia.co.id
    Kabar Hari Ini - Berita Harian,  #1 Terkini, Terbaru dan Populer, Berita Indonesia,terkini,liputan indonesia,ekonomi,bisinis,Gaya Hidup,HuKum,kriminal,Info Haji,PILKADA,PILKADES,pilwali,Kesehatan,Kuliner,Laporan Masyarakat,Liputan Hari ini,Liputan Investigasi,liputan khusus,Liputan regional, Liputan Dunia,Liputan Indonesia,Liputan Regional,Liputan UTAMA,Movies,Music, olahraga,Opini Rakyat,otomotif,Pendidikan,Peristiwa,politik,Religi,sejarah, Selebritis,Seni Budaya,Batu Akik Permata,Technology,Tips Trick,Tour Wisata

    HuKrim

    politik

    Peristiwa

    Gaya Hidup

    ShowBiz

    Ekonomi dan Bisinis


    Bangkalan Madura, Liputan Indonesia - Polsek Galis dan Polres Bangkalan berhasil menangkap 2 residivis Pencurian Kekerasan (Curas), 1 Unit mobil taxi no Pol L 1912 UA no lambung BA 342 yg dikemudikan oleh Mulyanto (KORBAN) alamat Jalan Sidodadi Indah 6-H 17. RT 28 RW 08 Taman Sidoarjo.Rabu,(23/8/16).

    Kedua pelaku tersebut bernama inisial AF (laki-laki, 29th) beralamat di dusun Banjar Tabulu , Serta yang satunya inisial MS (laki-laki, 23th) beralamat dusun Banjar Talela Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Kedua nya telah diincar polisi sebab modus operandinya dikenal kejam terhadap korban dan tidak segan segan dibunuh jika korban melawan.
    Pada saat kejadian pukul 03:00wib Pelaku mengaku membangunkan sopir taxi yang sedang istirahat didalam mobilnya dijalan kapas krampung Surabaya.

    " Pukul 03.00 wib Taxi dalam kondisi menunggu dan Sopir tidur didalam Mobil di Jalan Kapas Krampung Surabaya, kemudian dibangunkan oleh 2 orang laki laki minta di antar ke jalan kenjeran untuk menemui Istri. sesampai di kenjeran Istri bersangkutan tidak ada ditempat kemudian kedua laki2 tersebut minta diantar ke madura, sesampai di TKP bukit Batukucing desa Telaga, kecamatan Galis penumpang minta turun untuk buang air kecil kemudian naik Taxi kembali " Ujar Kapolres Bangkalan.

    " Selanjutnya salah satu penumpang menjerat leher sopir menggunakan ikat pinggang tapi tidak berhasil karena tangan korban masuk ke leher. Kemudian teman satunya turun dan mengeluarkan sopir dari dalam mobil  dan terjadi perkelahian, selanjutnya sopir di pukul batu kena kepalanya.ketika sopir jatuh masih sempat melihat mobil taxinya di bawa oleh kedua orang tersebut selanjutnya korban pingsan. pukul 04.30 wib setelah korban sadar ditolong orang pakai sepeda motor ke Polsek Galis selanjutnya sama anggota polsek Galis dibawa ke Puskesmas Galis, kemudian anggota Polsek Galis melakukan pengejaran.



    Mendengar Laporan, Kapolsek Galis  menghubungi Polsek terdekat hingga para kanit Polsek Polres Sampang dan Polsek Jrengik menuju membantu Anggota di TKP. Setelah mendapat informasi dari kanit reskrim Polsek Jrengik kemudian Kapolsek dan Kanit reskrim Polsek Galis menuju ke Jrengik. Mobil taxi melintas diwilayah Jrengik pkl 04. 45 dan di kejar oleh kanit Reskrim Jrengik, karena di hentikan tidak di indahkan selanjutnya dikejar pakai motor, kemudian ditembak kena bagian sudut kanan mobil taxi tersebut. Mobil Taxi itu menuju Ds krampon di belokkan kesawah selanjutnya kedua pelaku melarikan diri kearah selatan.

    Pada pkl 09.00 wib kedua pelaku berhasil ditangkap diwilayah Desa Krampon selanjutnya diamankan dan dibawa ke Mapolsek Galis Polres Bangkalan guna Proses Penyidikan.  tapi ya gitu proses pengejarannya luar biasa melelahkan petugas mas " Tambah Kapolres Bangkalan. (ishak).

    - - - - -


    Surabaya, Liputan Indonesia - Kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke 71 di Surabaya, menggelar Perlombaan Sepak Bola se Kecamatan Surabaya, yang diikuti oleh 32 Kecamatan, pada saat pembukaan dilaksanakan di Stadion Tambak Sari Surabaya. Selasa, (23/8/16).

    Dalam pembukaan perlombaan Sepak Bola se kecamatan ini diawali oleh Peserta dari Kecamatan Kenjeran VS Kecamatan Sambi Kerep, disela pertandingan dikedua belah pihak sangat semangat untuk merebutkan sebagai pemenang dalam pertandingan perdana.

    Acara ini dihadiri oleh Kecamatan Kenjeran Drs. I Gede Yudhi Kartika, semangat pun nampak dari pemain team kenjeran, karena Camatnya menyaksikan pertandingan ini, sedangkan pihak kecamatan Sambi Kerep tidak hadir disebabkan masih dalam proses pergantian Camat.

     " Selaku Camat saya bangga bisa menghadirkan pemain terbaik kami, yang telah teruji secara pelatihan berkala sebelum pertandingan ini digelar. juga saya pribadi tidak mengharap menang kok, bisa turut memeriahkan Perlombaan Sepak Bola ini sudah bangga, apalagi bisa jadi juara. " Ujar Drs. I Gede Yudhi Kartika selaku Kecamatan Kenjeran Surabaya.

    Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat, disetiap kecamatan para pemain sudah pilihan pelatih, bahkan di kecamatan kenjeran pihak Kelurahan Tambak Wedi menjadi Manager pemain, agar bisa langsung mengkondisikan pemainnya.


     " Di Kecamatan kenjeran sebenarnya banyak kegiatan olahraga mas, memang kam tanamkan kepada masyarakat melalui sosialisasi di kelurahan kebawah untuk mencari bibit atlit dibidangnya dan dikemas secara profesional, dan pihak kecamatn siap jika bibit atlit tersebut punya potensi, olahraga disini sudah ada, semisal olah raga yang kami laksanakan diantaraanya Voli, Catur, Futzal, Tennis, Atletik, sedangkan kalau sepak bola sangat banyak peminatnya di wilayah kami. Saya ingin diwilayah Kenjeran agar bisa mencetak para Atlit untuk kedepan suapaya jika ada yang berpotensi bisa kami jembatani untuk lebih berkembang dan secara Profesional, untuk dipersembahkan dalam Scub Nasional. " Tambah Drs. I Gede Yudhi Kartika. (amr/awr).   

    - - - - - -


    KUDUS, Liputan Indonesia – Dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, isu kenaikan harga rokok kretek sebesar Rp. 50 ribu per bungkus santer menjadi pemberitaan hangat berbagai media massa nasional. Ada yang mendukung, namun banyak juga yang menolak wacana tersebut.

    Namun bagi deputi riset Masyarakat Pemangku Kepentingan Kretek Indonesia (MPKKI), jika diberlakukan harga tinggi terhadap rokok kretek, bukan hanya masyarakat (konsumen kretek) saja yang resah, tetapi kerugian besar justru akan dialami negara.

    ‘’Masyarakat bisa membuat inovasi baru jika rokok kretek naik, yaitu mengonsumsi kretek non industri, misalnya dengan melinting sendiri, atau bahkan memunculkan industri baru. Tetapi bagaimana dengan pemerintah? Ia akan kehilangan potensi pendapatan yang sangat besar,’’ katanya, Senin (22/8/2016).

    Tetapi bagi negara, akan berdampak buruk, karena harga tinggi rokok kretek bisa memicu maraknya rokok ilegal. ‘’Jika harga rokok kretek tinggi diadopsi dalam regulasi, antara lain akan memicu tingginya perdagangan gelap, karena menyebarnya tradisi membuat rokok kretek di Indonesia, memudahkan orang bisa membuatnya tanpa tanpa pita cukai,’’ paparnya.

    Apalagi, lanjutnya, akses terhadap bahan baku (tembakau, cengkih, dan bahan rempah lain) mudah dan cukup tersedia. ‘’Pasar kretek yang cukup besar, berpotensi mendorong para pemalsu untuk mengambil peluang bisnis illegal tersebut, sementara rasio antara jumlah petugas pengawas rokok illegal dengan luasan Indonesia dalam bentuk kepulauan, makin menyulitkan upaya pemberantasan,’’ paparnya.

    Menurutnya, target penurunan konsumsi rokok kretek dengan menaikkan harga tidak akan terjadi. ‘’Indonesia memiliki kultur (budaya) sendiri terhadap kretek, yang tidak akan meggoyahkan kecintaan mereka terhadap tembakau atau mengonsumsinya,’’ tandasnya.

    Dampak lain yang mengkhawatirkan jika harga rokok kretek meroket tinggi, menimbulkan chaos (kekacauan) di masyarakat. ‘’Indonesia berbeda dengan negara lain. Indonesia punya pertanian tembakau, punya industri, dan punya pasar. Kalau kemudian dibabat dengan kenaikan harga, maka akan mengancam ketenagakerjaan,’’ katanya.

    Peneliti Pusat Studi Kretek (Puskindo) Universitas Muria Kudus (UMK) ini bahkan menilai, bahwa isu kenaikan harga rokok kretek ini sengaja digulirkan oleh kelompok anti tembakau. ‘’Selain bertujuan mengurangi tingkat konsumsi kretek, juga untuk mengakomodasi dan memuluskan kepentingan asing yang dibawa oleh kelompok antitembakau,’’ tuturnya. (Rosidi)

    - - -



    KUDUS, Liputan Indonesia - Upaya merubah paradigma yang lama dikalangan petani tebu, bahwa menanam tebu membutuhkan waktu lama, butuh tahunan untuk dapat memanennya. Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Al Mawaddah Kudus menggelar Teknik Budidaya Tanaman Tebu bagi petani di Kudus pada hari ini, Selasa (23/8).

    Kegiatan yang bertempat di Aula Ponpes Al Mawaddah Honggosoco, Jekulo tersebut diikuti sebanyak 20 peserta petani yang berasal dari Kudus. Puluhan petani itu selama lima hari akan diberikan materi oleh para praktisi dan pakar berpengalaman dalam budidaya tebu.

    Acara sambutannya adalah Kepala Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Al Mawaddah, Sofiyan Hadi mengatakan selama pelatihan yang akan berlangsung mulai 23-27 Agustus ini para peserta akan lebih ditekankan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber sekaligus praktik.

    “ Dari jumlah total waktu yang tersedia selama 40 jam, 10 persennya teori (materi) selebihnya praktik. Karena kami ingin mengedukasi petani sekaligus bagaimana menjadi pengusaha,” katanya

    Pada saat pelatihan hasil kerjasama P4S Al Mawaddah dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Malang tersebut pihaknya berharap dapat terjalin suatu kemitraan antara petani, pabrik gula, dan dinas terkait. “ Syukur nantinya akan terbentuk asosiasi petani tebu berbasis teknologi lingkungan. Sehingga kemudian akan memudahkan petani tebu dalam pengolahan dan pemasarannya,” terangnya

    Sementara itu, dalam sambutannya Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Kudus, Ir. Budi Sulistiyanto berharap pasca pelatihan para petani dapat menghasilkan produk unggulan kedepannya.

    “ Tanaman tebu ini merupakan tanaman prioritas nasional, selain padi, susu, dan kakao (kopi-coklat). Jadi apabila nanti setelah pelatihan ini dapat dihasilkan produk unggulan tentu akan luar biasa,” ujarnya

    Karena, menurut Budi sejauh ini petani tebu di Kudus mulai dari proses penanaman sampai pengolahan masih dilakukan secara konvensional yakni bergantung pada luas lahan seperti persawahan. “Maka P4S Al Mawaddah ini berkewajiban mendidik, melatih petani tebu. Bagaimana nanti para petani kedepan tidak cuma menanam lalu menjual begitu saja. Melainkan bisa mengolahnya menjadi produk siap jual,” terangnya

    Ia menambahkan, menanam tebu saat ini tidak harus ditanam dilahan seperti persawahan. Bahkan lanjutnya, lahan kering pun dapat ditanami tentunya dengan varietas (jenis) yang disesuaikan dengan kontur tanah

    Untuk diketahui dalam kegiatan tersebut hadir sebagai narasumber antara lain Ir. Budi Sulistiyanto (Koordinator Penyuluh Pertanian Kudus), Ir. RMT Gembong Danudiningrat (Dosen UGM dan Penemu Varietas Baru Tebu), Edi Suprapto (Kepala BBPP Ketindan Malang). (Nafiul H)

    - - - - -

    Bolmong Sulawesi, LiputanIndonesia.co.id - Dukungan Maju bertarung di Pilkada Bolmong Ke MMS Bergema di sosial informasi (Medsos), FB, Instagram, BBM, dan sms seruan dukungan kepada Mantan Bupati Bolaang Mongondouw (Bolmong) Marlina Moha Siahaan disingkat (MMS) selasa (23 agustus 2016).

    Adapun isi informasi pada kalimat awal yakni, dukungan bentuk perjuangan yang dinikmati rakyat bolmong disaat kepempinan Marlina Moha Siahaan sebangai Bupati dua priode di kabupaten Bolmong.

    Di BMR ada seorang Ibu yang ditanganya pernah lahir Lima Daerah; Bolmong, Boltim, Bolsel, Bolmut dan Kota Kotamobagu, hari ini juga tengah menghadapi perjuangan yang sama untuk keadilan dari Hukum di Indonesia, Ibunda Marlina Moha Siahaan (MMS).

    Dari hasil pemekaran Bolmong menjadi Empat Kabupaten dan Satu Kota yang di Motori oleh Ibunda MMS kini tanah totabuan sedang menuju pintu gerbang kemerdekaan menjadi sebuah Provinsi BMR.

    " Saudaraku setanah adat se-suku Bolaang Mobgondow, adakah bagimu penghukuman bahwa seoarang seperti MMS pantas di adili terkait kasus hukum korupsi di bumi totabuan? Disini saya ingin tahu siapa anda-anda anak mongondow yang sedang bergerak menginginkan Ibunda MMS di jebloskan ke penjara karena kasus korupsi, yang tak terbukti dilakukan oleh beliau sampai pada pengadilan terakhir yg dijalaninya di negara ini?

    Apa sebenarnya yang ada di benak kalian? "Kalaupun" Ibunda MMS pernah bersalah" demi BMR apakah penjara adalah tempat yang layak baginya sementara, putra-putri kita kini sedang berpesta bahagia karna terbukanya lapangan kerja, buah dari pemekaran kabupaten/kota?

    Sejenaklah hening, berhenti dan lihat siapa saudara kita disekililing kita yang menikmati hasil perjuangan seorang BUNDA, yang saat ini sedang di dzolimi di cari terus kesalahan-kesalahan meski sangat kecil agar mungkin tak mengganggu karir politik beberapa orang yg hanya menganggap BMR sebagai panggung politik bukan kesatuan rakyat yg punya kehidupan.

    Saudaraku se-rasa se-tanah totabuan saat ini kami semua mendoakan ibunda MMS, dan menggugah hati kita semua. Jika saudaraku sekalian mencintai tanah totabuan nan damai, mari kita dukung bunda MMS dengan doa dari hati kita masing-masing. Dengan ucapan, Bismillah Bunda, bertarunglah..!! Kami semua akan selalu menjagamu dalam Do'a yang suci dan tulus untuk kebaikan yang pernah BUNDA berikan bagi kami rakyat BMR...Amin Ya Allah 😇
    #StopDiskriminasi
    #StopKriminalisasi
    #SaveBundaMMS " isi dari kampanye medsos

    Namun seruan dengan nada ingatan dari seorang mantan Bupati Bolmong ini belum terkonfirmasi oleh LiputanIndonesia.co.id saat dihubungi lewat hp 081243xxxx5. Padahal seruan info lewat mensos ini terus bertambah dan diperkirakan masuk trending topik calon kuat dipilkada bolmong.(Q-Fle).

    - - - -


    Minahasa Sulawesi  LiputanIndonesia.co.id - Desa Sea Induk yang menjadi satu - satunya desa yang berada dikecamatan pineleng yang akan melaksanakan pemilihan kepalah desa atau dikenal dengan sebutan hukum tua pada pemilihan susulan. Jumat (26 agustus 2016).

    Tahapan pemilihan kepala desa atau hukum tua di desa sea induk terbilang santun. Mulai dari kampanye kerja, ibadah bersama maupun debat terbuka penyampaian Visi - Misi kelima calon Hukun Tua didesa Sea senin (22 agustus 2016) bertempat di aullah kantor hukum tua desa Sea Induk berjalan dengan aman dan damai di sampaikan oleh ketua panitia bapak Yohanis Sumarau S.ag usai selesai debat penyampaian Visi - Misi calon.

    Adapun kandidat yang maju sebangai calon Hukum Tua di desa Sea Induk yakni, no 1 Drs Borgonius Koontul, No 2 Welly Kountul, No 3 Hill Reyn Giroth, dan no 4 James Royke Sangian, no 5 Ronny Tulangou.

    Kelima calon hukum tua desa Sea Induk diantaranya no 1 Drs Borgonius Koontul, No 2 Welly Kountul, serta no 5 Ronny Tulangou mempertajamkan visi misi membangun aparatur pemerintah desa bersi dan amanah serta membangun sarana prasarana dan mendukung program pemerintah daerah, provensi, sampai pusat, dipertajam oleh ketiga kandidat. Namun semua calon hukum tua desa Sea Induk memaparkan visi misi yang hampir semua sama - sama menunjukan program keunggulan yang berpihak terhadap masyarakat sea induk.

    Penyampaikan Visi Misi membangun desa, serta menjadikan desa lebi baik dan menuju desa yang Hebat adalah issu sentral dalam penyampaian Visi Misi. Tak hanya itu, penyediaan air bersi dan keamanan desa pun menjadi topik utama penyampaian Visi - Misi calon Hukum Tua di Desa Sea Induk.

    Hal unik dalam penyampaian Visi - Misi calon Hukum Tua di desa Sea Induk ditunjukan oleh ( Incumbent (Petahana hukum tua Sea Induk) calon no 4  James Royke Sangian. Dimana secara terbuka dikatakan kepada masyarakat dan panelis yang hadir untuk tidak akan berjanji. Melainkan lebi memilih menjualkan program uggulan, diantaranya pembangunan jalan setapak, saluran air, paving blok, serta pembangunan kantor desa yang tidak pergunakan anggaran dana desa (ADD), yang sudah hampir rampung. diperkirakan lebih dari Rp 1 Milyard dari total anggaran Rp 2, 5 Milyar sudah dihabiskan untuk pembanguna kantor desa dari sumber bantuan sosial.

    Sementara kandidat no 3 Hill Reyn Giroth, pun terbilang unik. Dimana kandidat dengan latar belakan dari polri ini disaat memaparkan Visi - Misi yang tidak menyampaikan permasalahan kamtibmas. sehingga panelis pun bertanya kepada yang bersangkutan tentang kamtibmas dan langsung diberi penjelasan terkait pengalaman yang bersangkutan saat selesaikan penaganan kasus tanah disaat menjalankan tugas sebangai polisi. "Bila tuhan berkenaan menjadi hukum tua. sebangai contoh penaganan kantibmas yakni, sengketa tanah akan diprioritaskan menempu jalur secara kekeluargaan. dan sebangai kepalah desa akan cari solusi yang tidak akan merugikan kedua belah pihak," ujar calon no 3 Hill Reyn Giroth.

    Pada akhir Sesi debat penyampaian Visi - Misi ini berlangsung lebi dari tiga jam, dan sebelum ditutup dengan doa, diakhiri dengan dua sambutan pemerintah yakni, kepalah kantor kecamatan pineleng (Camat Pineleng) dan kepalah kantor polisi kecamatan (Polsek Pineleng). (Kifli A)

    - - -


    Surabaya, Liputan Indonesa - Kegiatan Lomba Hemat Energi yang di hadiri oleh 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Surabaya, yang dihadiri dari Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Ir. Musdiq Ali S.MT dan Kasubdit Konservasi Energi Ditjend Kementrian Gita Lestari juga Dinas pendidikan, Dinas ESDM provinsi Jawa timur dan peserta lomba yang terdiri dari siswa, guru dan undangan lainnya. di HARRIS Hotel & Conventions - Bright Ballroom LT 3. Jl. Bangka 8-18, Gubeng Surabaya. Senin (22/8/16).

    Dalam Pagelaran Lomba Hemat Energi kali ini, juga dimeriahkan pertunjukan seni dan budaya, dilakukan oleh siswa siswi, konservasi energi yang sebelumnya dilakukan peluncuran di kota Bandung. Surabaya mendapatkan kesempatan untuk acara ini.

    Dalam sambutan Gita Lestari selaku Direktur konvensi energi DJEBTKE Antara lain menyatakan, perilaku hemat energi merupakan kewajiban bersama seluruh masyarakat.

    " Kita ini dalam pemakaian energi masih kategori boros dalam menggunakan sumber daya energi. karena kita tunjukan Dengan tingkat konsumsi energi yang sangat tinggi pemakaiannya, untuk itulah perlunya perubahan dalam memakai sumber daya energi ini, dalam hal ini menjadi penting dan dapat dilakukan dengan efektif melalui pembiasaan atau sering juga disebut learning by doing " Ungkap Gita.(22/8).

    Acara kegiatan lomba Hemat Energi dimaksudkan agar siswa siswi sekolah bisa memahami dan mempraktekkan pengetahuannya tentang konversi sumber daya energi, guna memberikan pemahaman kepada keluarga serta masyarakat disekitarnya.

    " Peluncuran lomba hemat energi di rumah dan sekolah adalah siswa menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA), Diharapkan kegiatan Acara ini dapat merubah perilaku dapat menerapkan upaya-upayak konvensi energi di lingkungan rumah dan sekolah sehingga terbentuk budaya hemat energi di masyarakat kita", Imbuhnya.

    Sejak tahun 2016, Peluncuran lomba hemat energi di rumah dan sekolah dilaksanakan di empat kota , yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Denpasar. pelaksanaan lomba ini sudah di Jabodetabek juga diikuti oleh 30 sekolah. saat di kota Surabaya jumlah peserta diikuti oleh 20 sekolahan, dan kota Denpasar sebayak 21 sekolah. lomba hemat energi di rumah dan sekolah akan berlangsung selama 3 bulan mewakili dari kota - kota.(rfk/isk/one).

    - - - - -