hot news

Liputan

Terkini

Hari ini

Berita

Berita Indonesia

Berita Internasional

hot news

Berita

Berita Indonesia

Berita Internasional

Liputan Terkini

Liputan Hari ini

Liputan Indonesia

Informasi Terkini

Berita Hari Ini

Kabar Terbaru

Situs Liputan Rakyat Indonesia

Politik

Hukum

Kriminal

Nasional

Regional

Internasional

LifeStyle

Pemerintahan

Selebritis

Hukrim

News

Gaya-Hidup

Surabaya

jakarta

AHOK

jokowi

otomotif

unjuk rasa

demo

Peristiwa

Berita

Berita Indonesia

Berita Internasional

liputan6

Liputan Jabar

Liputan Jateng

Liputan Jatim

Liputan Kalimantan

liputan khusus

Liputan Madura

Liputan Sulawesi

Liputan Sumatra

Berita

Berita Indonesia

Berita Internasional

Liputan Terkini

Liputan Hari ini

Liputan Indonesia

liputan6

Liputan Jabar

Liputan Jateng

Liputan Jatim

Liputan Kalimantan

liputan khusus

Liputan Madura

Liputan Sulawesi

Liputan Sumatra

Berita
Berita Indonesia
Berita Internasional
Liputan Terkini
Liputan Hari ini
Liputan Indonesia
liputan6
Liputan Jabar
Liputan Jateng
Liputan Jatim
Liputan Kalimantan
liputan khusus
Liputan Madura
Liputan Sulawesi
Liputan Sumatra
Liputan Terkini
Liputan Hari ini
Liputan Indonesia
liputan6
Liputan Jabar
Liputan Jateng
Liputan Jatim
Liputan Kalimantan
liputan khusus
Liputan Madura
Liputan Sulawesi
Liputan Sumatra
Berita
Berita Indonesia
Berita Internasional
Berita Berita Indonesia Berita Internasional

Kasus Penangkapan Narkoba, Istri Bos Penthouse Lenyap.
Tanpa Kejelasan Proses Hukum, Kuat Dugaan Tukar Beras.
Liputan Indonesia, Surabaya - Patut Diduga dengan adanya penangkapan terhadap seorang wanita yang telah lolos dikarenakan kedapatan barang Haram 800 butir ekstasi saat dilakukannya penggerebekan oleh petugas kepolisian Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Metro Jaya Jakarta bulan lalu, Senin (5/12/2016).

Disebut-sebut sebagai istri pemilik tempat dugem Penthouse Club berinisial JS (Red.) Digulung beserta Kurir Ekstasi dan Shabu yang disaat HS (Red.) tertangkap terlebih dahulu. Bedasarkan pengembangan, HS Merupakan orang suruhan dari JS. Sedangkan HS yang sebelumnya tertangkap di parkiran McDonald Jalan Mayjen Sungkono Surabaya

Ketika awak media mengkonfirmasi adanya penangkapan Sindikat Pengedar kepada Polda Metro Jaya, salah satu anggota bagian Humas Polda metro Jaya mengatakan, " Kasus ini sudah di Limpahkan kepada Polda Jawa Timur," Ungkap salah satu anggota yang tidak mau di sebutkan namanya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, selaku Kabidhumas Polda Jatim, Kombespol Argo Wiyono mengatakan lewat pesan singkat dari Telepon Selulernya mengatakan." Kewenangan ada di Polda Metro Jaya " Ungkap Singkatnya sebelum pindah jabatan ke Polda Metro Jaya.

Penangkapan yang dilakukan oleh Ditreskoba Polda Metro Jaya di wilayah hukum Polda Jawa Timur diduga terkesan kecolongan informasi yang tepat, bahwa JS istri pemilik tempat Dugem PENTHOUSE telah melakukan penggerebekan oleh tim Polda Metro Jaya di salah satu rumah di Perumahan Graha Famili Blok L nomor 17 Surabaya beberapa waktu lalu. Dari tangan JS, polisi berhasil mengamankan narboba jenis ekstasi 800 butir yang dikemas dalam plastik. Bersambung (Red/one)

Surabaya, Liputan Indonesia - Petugas polisi Satreskrim Polrestabes Surabaya menggerebek gudang atau home industri oli oplosan di jalan Medokan Sawah nomor 167 kelurahan Medokan ayu, kecamatan Rungkut Surabaya, Sabtu (3/12/2016).

Petugas menangkap 8 orang tersangka, dan juga FS (43) selaku pemilik home industri oli ilegal ini. Berdasarkan hasil pengembangan informasi yang didapatkan dari Satuan Intelkam Polrestabes Surabaya yang curiga di gudang tersebut, lalu Sat Intelkam langsung berkoordinasi dengan Satreskrim untuk melakukan penggerebekan.

" Home Industri Oli ilegal ini beroperasi sejak tahun 2015. Oli oplosan dengan berbagai merek ini dipasarkan di daerah NTT, NTB, Papua. Hebatnya mereka tidak menjual di wilayah Jawa Timur" Tutur Kompol Bayu Indra Wiguno Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya ketika wawancara saat berada ditempat olah TKP Gudang oli oplosan.

Kompol Bayu menambahkan, " Bahwa modus tersangka yaitu membeli oli biasa dari distributor Pertamina. Lalu dikemas dengan botol-botol bekas sesuai jenis merk ternama oli kendaraan. Mereka mendapatkan botol-botol oli seperti Federal, Ultratec, Yamahalube, Suzuki, AHM, Castrol dan sebagainya dari pengepul barang bekas. Lalu botol-botol bekas ini dicuci dengan bensin, dan diisi oli yang sudah diberi pewarna lalu disegel. Kemasan juga diberi label stiker sesuai merk oli. " Tambahnya.

Para tersangka ini meraup keuntungan dari penjualannya, sebulan sampai Rp 17 juta. Keuntungan perbotol Rp 1500 rupiah. Sedangkan harga oli ini dijual dibawah harga pasaran oleh tersangka, FS juga mengaku dalam sepekan dirinya bisa kirim ke luar pulau sebanyak 70 karton dus oli berisi 20 botol setiap dusnya.

Dari hasil penggerebekan ini, polisi mengamankan 1 unit mobil L300, 18 drum kosong, 1 mesin laser print, 1 unit mixer, 1 unit Pompa, ribuan segel botol oli dari berbagai merk, ratusan dus kosong, dan ratusan kemasan oli dengan berbagai merk siap jual.

Para tersangka dijerat Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 Ayat (1) huruf d UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen atau Pasal 106 No.7 Tahun 2014 tentang perdagangan dan atau Pasal 120 Ayat (1) UU No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.



Penulis: (Isk)
Editor: (Can)

Surabaya, Liputan Indonesia -- Kegiatan sehat bersama masyarakat yang di adakan oleh bank BTN yaitu senam pagi dan dilanjutkan FUNWALK ( jalan sehat ) dengan konsep " Serbu BTN " acara ini diselenggarakan bertempat di Taman Bungkul Surabaya. Minggu, (4/12/16).

Dalam kegiatan ini para peserta dari berbagai lapisan masyarakat yang hadir antusias serta dimanjakan oleh pagelaran Musik, Reog Ponorogo. Nasabah dan masyarakat juga akan mendapatkan hadiah doorprize diundi, berupa 2 sepeda motor, 3 lemari es, 2 TV led, 2 sepeda gunung, serta ratusan hadiah mewah lainnya.
Saat jumpa pers Joni Prasetyo mengatakan, " Serbu BTN bermakna ada dua yaitu 1. Serba Untung, 2. Serbu mendaftar menjadi nasabah ke Bank BTN. Dalam kegiatan kemasyarakatan guna mengajak gemar menabung, bukan jamannya lagi uang ditaruh dibawah bantal atau lemari, karena bukan jamannya lagi, mending ditabung di Bank BTN agar bisa membeli rumah mewah murah. Itulah harapan Bank pemerintah untuk pemerataan tempat tinggal " Tutur Joni Prasetyo selaku Kanwil dua diwilayah Surabaya.

Kegiatan ini merupakan, guna mengajak masyarakat gemar menabung agar kedepan harapannya bisa mempunyai rumah sendiri, karena Bank BTN adalah berkonsep Property bagi masyarakat bawah, menengah maupun atas. (one).

Bangkalan, Liputan Indonesia -- Rapat paripurna penetapan persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, cuma di wakili asisten pemerintahanya saja, yaitu Hasan Bochori.

Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad, dan Wakil Bupati Ir. Mondir Rofii, dan juga Sekretaris Daerah Edy Moljono, mereka kompak tidak hadir.

“Ini seakan-akan Bupati tidak serius memimpin pemerintahan. Ini sangat penting lho,” kata anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, M. Husni Sakur, kepada awak media, Kamis (1/12/2016).

Dijelaskan, absennya bupati dalam acara penting bukan yang pertama kali saja, akan tetapi sudah berulang kali. “ Ini bukan yang pertama, kalau pak bupati selalu seperti ini, imbasnya kan ke SKPD,” keluh anggota DPRD.

Dia berharap, dengan di  sisa waktu yang ada ini, Bupati Bangkalan Ra Momon (sapaan akrabnya) untuk memaksimalkan kenerja pemerintahannya.

“Kami di dewan, masih percaya pada bapak bupati. Ya, harapan kami, lebih seriuslah memimpin Bangkalan ini,” pintanya.

Sementara itu, asisten pemerintahan Pemkab Bangkalan, Hasan Bochori yang mewakili bupati dalam rapat itu tidak mengetahui alasan absennya pucuk pimpinan bangkalan tersebut.

“Saya tidak tau, mungkin ada kepentingan lain,” ungkap Hasan Bukhori singkat.


Penulis: (imm/roy)
Editor: (one)

" Kupas Improving Your Writing Academically "

KUDUS, Liputan Indonesia – Dalam rangka memperkuat pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam bidang penulisan Bahasa Inggris, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan akademisi dari San Jose State University, California, Fabio Coelho.

Kuliah tamu yang diikuti 90-an mahasiswa semester V Prodi PBI ini, digelar mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB di Aula Masjid Darul Ilmi UMK, Sabtu (3/12/2016), dengan mengusung tema ''Improving Your Writing Academically''.
Pada kesempatan itu, Fabio Coelho secara khusus mengulas mengenai ‘paraphrase’ di depan mahasiswa dan dosen yang datang. ‘’Apa itu paraphrase? Yaitu pembuatan kembali kata dari penulis lain, baik berupa teks, penjelasan, argumen, maupun cerita,’’ katanya.

Penjelasan lain mengenai paraphrase, yaitu prosi dari pernyataan ulang, adalah dengan tujuan untuk pengklasifikasian. ‘’Selain itu, yakni menampilkan gagasan (ide) orang lain, ditampilkan dalam bentuk baru,’’ ungkapnya dalam perkuliahan tamu yang dibuka kepala Prodi PBI, Diah Kurniati S.Pd. M.Pd.

Pemahaman pengkaji atau mahasiswa yang menekuni studi Bahasa Inggris, memahami paraphrase ini sangat penting, karena untuk menunjukkan pemahaman lebih dari sekadar teks. ‘’Selain itu, juga untuk mengefisiensikan penggunaan kata kutipan (quote),’’ jelasnya.

Kehadiran Fabio Coelho pun menarik para mahasiswa Prodi PBI, karena bisa belajar banyak mengenai Bahasa Inggris dari penutur asli. ‘’Materi kuliah tamu tentang writing ini sangat penting, apalagi kita bisa belajar dari penutus asli,’’ ujar Nanda Dwi Widhynugraha, salah satu mahasiswa.

Mengikuti kuliah tamu ini, dia pun mendapatkan banyak wawasan dan pengalaman baru yang dinilainya sangat bermanfaat. ‘’Dari sini, saya jadi memahami, ternyata ada cara mudah menulis Bahasa Inggris dengan baik dan benar,’’ katanya diamini Khorid Datul Muniroh, mahasiswa lain. (rsd)

Jakarta, Liputan Indonesia -- Sebelum aksi 212, dini hari tadi ada 10 orang pelaku makar dan penghina Presiden ditangkap oleh Polisi. Mereka adalah:
  1. Ahmad Dani pasal 207 KUHP ditangkap di hotel san pasific
  1. Eko pasal 107 jo 110 kuhp jo 87 KUHP di rumahnya perum bekasi selatan
  1. Adityawarman pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 kuhp ditangkap dirumahnya
  1. Kivlan Zein pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP ditangkap dirumahnya komplek gading griya lestari blok H1 -15 jalan pegangsaan dua
  1. Firza Huzein pasal 107 jo 110 kuhp jo 87 ditangkap di hotel san pasific, jam 04.30
  1. Racmawati ditangkap di kediamannya, jam 05.00
  1. Ratna Sarumpaet ditangkap dikediamannya, jam 05.00
  1. Sri Bintang Pamungkas, telah ditangkap dikediamannya
  1. Jamran UU ITE, diamankan di Hotel Bintang Baru Kamar 128 dipimpin oleh AKBP Iman Setiawan Kasubdit Indag.
  1. Rizal Kobar UU ITE , ditangkap di samping SEVEL Stasiun Gambir Jakpus pada tanggal 2 Des 2016 Pkl . 03.30 wib.

Dalam penangkapan itu, Rachmawati dan Ahmad Dhani, keduanya menggelar keterangan pers bahwa hari ini akan ke MPR bersama beberapa tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan NKRI.

Mereka menuntut MPR untuk melakukan sidang istimewa guna mengembalikan UUD ke UUD 1945 sebelum amandemen. Karena dengan UUD 1945 sebelum amandemen akan lebih mudah melengserkan Jokowi.



Penulis: (seword)
Editor: (one)

YOGYAKARTA, Liputan Indonesia - Dalam rangka memperingati “Hari Perubahan Iklim”, Komunitas Konservasi Sekretariat Bersama Perhimpunan Pencinta Alam Daerah Istimewa Yogyakarta (Komunitas Konservasi Sekber PPA DIY) akan menyelenggarakan Kemah Aksi: Bakti Kali untuk Bumi #1KaliKuning.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 3-4 Desember 2016 mendatang, di Sungai Kali Kuning, Perum Puridomas, Sempu, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.

Pipit Noviyani, koordinator divisi konservasi Sekber PPA DIY, mengatakan, penyelenggaraan ini, diilhami dari keprihatinan adanya kerusakan lingkungan dalam berbagai bentuknya yang terjadi.

‘’Kerusakan lingkungan  yang banyak terjadi, memicu kesadaran untuk melestarikan lingkungan dan sumber daya yang ada. Air merupakan salah satu sumber daya yang vital bagi kehidupan manusia yang mesti dijaga,’’ katanya.

Dia menambahkan, air merupakan sumber daya yang terancam kuantitas serta kualitasnya mengingat tingkat perusakan dan pencemaran lingkungan yang makin marak. ‘’Saat ini sungai sebagai salah satu sumber air dan pusat peradaban, mengalami tekanan luar biasa, mulai dari sisi pencemaran sungai, perusakan sungai melalui pengubahan morfologi sungai, penambangan pasir, hingga alih fungsi sempadan sungai,’’ paparnya.

Untuk itulah, Sekber PPA DIY menggagas Kemah Aksi: Bakti Kali untuk Bumi #1KaliKuning, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Perubahan Iklim yang jatuh pada 3 Desember.

‘’Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta tidak hanya menjadi follower, tetapi juga turut merencanakan kegiatan lanjutan. Kegiatan ini berupa sarasehan pelestarian sungai untuk meningkatkan wawasan, dilanjutkan dengan adopsi pohon dengan harapan satu pohon ‘saja’ dapat dirawat oleh satu orang yang menanam hingga pohon itu dapat tumbuh secara mandiri,’’ tuturnya. (one)

Surabaya, Liputan Indonesia -- Demi kemaslahatan Ummat Islam khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Takdir Mattanete keliling di Polsek jajarannya, sekaligus melakukan sholat Jum'at bersama. Setelah sholat memberikan pengetahuan agar ummat islam di Surabaya khususnya diwilayah hukumnya agar tidak terprovokasi oleh pemberitaan di media sosial (medsos) yang sifatnya memecah belah bangsa, terutama Ummat Islam. Jumat, (2/12/2016).

Mengantisipasi PROVOKATOR yang makin marak di dunia Maya terutama medsos, Nette Boy panggilan akrab Kapolres Pelabuhan Tanjung perak Surabaya berkeliling di Polsek jajarannya, setelah kemarin kunjungi tempat wisata religi di terminal masjid ampel  sekarang melakukan sholat Jum'at di masjid Mujahiddin Perak Surabaya.

Nette Boy Dalam ceramah singkatnya mengajak kepada seluruh elemen tokoh dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan ajakan yang sekiranya bisa memecah belah bangsa dan kembali kepada ajaran Islam yang sesungguhnya yaitu kembali ber ahlaq seperti ajaran Rosul Nabi Muhammad S.A.W.

 " Kami menghimbau kepada semua warga masyarakat untuk berdoa bersama untuk NKRI ini dan untuk sama-sama menjaga kebhinekaan tunggal ika yang ada di Negara kita. Saya berjanji akan menegakkan hukum sesuai harapan masyarakat tidak pandang bulu, dan akan berkolaborasi dengan warga supaya wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap kondusif dan itu merupakan amanah serta perintah Kapolri Tito Karnavian" Tutur Nette Boy sapaan akrab Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Masyarakat antusias dengan adanya pemahaman dari AKBP Takdir Mattanete terkait banyaknya isu dan provokator di medsos, atau di manapun yang terjadi.

Nette boy langsung turun ke lapangan walaupun kondisi cuaca musim hujan, warga dan jamaah masjid pun mengapresiasi dengan datangnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang sangat peduli dengan Islam dan keutuhan bangsa ini.

Masih Kapolres " Untuk saling menghormati perbedaan yang ada, dan kita harus menunjukkan bahwa islam tidak mudah di provokasi oleh orang yang mempunyai kepentingan pribadi ataupun golongan, Islam adalah agama yang sopan santun, berahklaq, dan menjaga keutuhan bangsa ini, sebab di Jakarta sudah ada yang menangani terkait dugaan adanya masalah penistaan agama, Indonesia negara hukum kita pasrahkan ke penegak hukum tanpa adanya demo yang berdampak merugikan ketentraman warga yang lain " Tambah Nette Boy.




Penulis: (isk)
Editor: (one)

Jakarta, Liputan Indonesia -- Rakyat Islam Indonesia memenuhi saf dengan rapi 'memutihkan' lapangan Monas. Aksi Bela Islam III yang digelar di Monas masih terus berjalan Kondusif, khusyuk dan tertib.

Walaupun mendung menaungi serta gerimis tipis tidak menurunkan semangat para peserta aksi demo damai kali ini. Para pendemo rakyat islam, tetap mengikuti jalannya acara yang diisi dengan mengaji, tausiah, dan zikir, aksi ini akan berakhir setelah sholat jum'at.

Momen dramatis barisan peserta aksi dinaungi awan mendung dijepret oleh fotografer Wapres, Sys Milla, Jumat, (2/12/2016).

Tugu Monas dikeliling lautan massa berpakaian putih. Dan para pendemo tetap semangat mengikuti aturan dari para Ulama, Habib, Kyiai yang hadir memimpin demo 2 Desember.

Aksi Massa memenuhi area lapangan sementara area rumput tidak tersentuh. Seluruh penjuru arah diisi oleh barisan peserta aksi. mereka tunduk patuh dan damai, memperlihatkan bahwa Islam adalah Agama Sopan Santun dan berahklaq.

Acara Demo Damai ini dibuka oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) Kyai Bachtiar Nasir yang dilanjutkan dengan kegiatan mengaji dan tausiah.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga memberikan sambutan dan mengapresiasi para pendemo ini.

Rakyat Islam Indonesia yang mengikuti aksi demo damai akan salat Jumat bersama di Monas. Hingga saat ini, mereka masih terus mengaji dan tausyiah. dan berharap Ahok Dipenjara atas dugaan penistaan agama Islam.



Penulis: (agung)
Editor: (one)


Surabaya, Liputan Indonesia -- Kasus Penyimpangan Pengelohan Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), di diberbagai tempat di Jawa Timur, menjadi acuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Pemberdayaan dan Peduli Rakyat (LASBANDRA) untuk melakukan investigasi lebih mendalam adanya dugaan main mata RSUD Sampang dengan pihak ketiga yang menyalahi prosedural. Jumat, (2/12/16).

Rifai selaku Sekjen DPP Lasbandra, mengajukan permohonan data Mengenai pengelolahan  limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), Kepada RSUD Sampang dengan Pihak ketiga yang sudah berjalan cukup lama, tapi semua itu tidak ada kepastian dari badan publik tersebut. meskipun hal itu sudah tertuang dalam UU keterbukaan informasi publik.

" Seharusnya pihak RSUD Sampang mematuhi aturan dan ketentuan yang ada, seperti apa yang sudah  tertuang didalam UU Keterbukaan Informasi Publik Pasal 11, huruf e. Kenapa seperti berusaha menutup nutupi data tersebut, kalau memang tidak ada niat Kolusi dengan pihak ketiga demi kepentingan Pribadi maupun Golongan, kenapa harus takut untuk memberikan data itu mas. Kesalnya.

Masih Rifai, Kami Menindak Lanjuti dengan mengajukan Sidang Ajudikasi Terkait Permohonan Sengketa informasi
Kepada Komisi Informasi Publik (KIP) Jawa Timur.

 Perlu diketahui, " Pemerintah menganggap pengaturan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), beserta ancaman sanksinya dalam UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) sudah sangat jelas, tegas, tidak multitafsir dan adil bagi semua orang. " ungkap Rifai

Dalam kasus ini pihak, LSM Lasbandra Menindak Lanjuti dengan melaporkan kepada pihak Keterbukaan Informasi Publik (KIP) terkait pembuangan Limbah B3 RSUD Sampang. Laporan ke KIP tersebut guna menjadi mediator untuk mencari kejelasan terkait perijinan pembuangan limbah B3.

Namun, LSM Lasbandra memaparkan kepada awak media, " Dalam kenyataan disaat sidang banyak kejanggalan informasi yang kami terima, sidang ke 1 biasa landai mas, mencari informasi dahulu pihak KIP, tapi saat sidang ke 2 pihak KIP malah seperti mendiskriminasi atau menyerang kami dengan menanyakan terus apa misi dan visi Lasbandra. Padahal di AD/ART kami kan sudah jelas lah kok malah itu-itu saja yang dibahas, kok mbulet saja KIP ini " Kata Rifai selaku Sekjen Lasbandra.

Sidang kali kedua yang diselenggarakan dikantor KIP Jatim Pihak termohon RSUD Sampang tidak hadir, pihak LSM Lasbandra pun terlihat kesal, karena pihak RSUD terkesan meremehkan KIP.

Masih Lasbandra, " Saya kesal mas, mungkin sama dengan pihak KIP, masak salah satu perwakilan RSUD Sampang tidak hadir sama sekali, lah kok kayak tidak adanya informasi keterbukaan publik. Yang kita tuntut sebenarnya tidak bertele-tele kok, cuman hanya meminta kejelasan atau keabsahan terkait Pembuangan Limbah B3 serta perijinannya sampai dimana RSUD Sampang itu " Tambah Sekjen Lasbandra.

Saat di Konfirmasi awak media Liputan indonesia via seluler,  Dirut RSUD Sampang dr Titin belum ada tanggapan.

Dalam kasus ini, seyogyanya pihak RSUD Sampang harus lebih terbuka dan memberikan kepastian informasi publik terkait pembuangan limbah B3 nya, disaat perwakilan rakyat yaitu LSM Lasbandra meminta informasi tersebut, jika memang benar tidak melanggar hukum.



Penulis: (Red/one)

Regional

[Liputan-Regional][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Liputan-Indonesia][fbig2][#e74c3c]

Internasional

[Liputan-Dunia][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.